Sedang Hangat Ahok Masuk BUMN, Beda Pilihan Mahfud MD, Said Didu, Ferdy Usul BTP Jabat Direktur

Berita terkini Ahok masuk BUMN, Mahfud MD Bicara 'Kepantasan', Ferdy Pilih BTP Jabat Direktur

Sedang Hangat Ahok Masuk BUMN, Beda Pilihan Mahfud MD, Said Didu, Ferdy Usul BTP Jabat Direktur
Instagram @basukibtp
Instagram Ahok BTP 

TRIBUNAMBON.COM - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan tanggapannya soal wacana penunjukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai pimpinan di perusahaan BUMN.

Mahfud MD turut menanggapi soal status Ahok sebagai mantan narapidana (napi) yang dianggap tak layak memimpin perusahaan BUMN

Melalui tayangan YouTube KOMPASTV, Mahfud MD menyebut mantan narapidana diperbolehkan menjabat sebagai pejabat publik.

Tantang Presiden & Menteri Tempatkan Ahok di BUMN Neraka, Eks Oposisi Jokowi Akui BTP Diperlukan

Mahfud MD menyatakan banyak pihak yang salah memahami tentang hal tersebut.

"Ini nih harus jelas nih, seorang mantan napi itu tidak dilarang menjadi pejabat publik," kata Mahfud MD.

Menurutnya, pejabat publik merupakan pejabat negara yang dipilih berdasarkan dua cara pemilihan.

mahfud
mahfud (TribunSolo.com/Adi Surya)

"Pejabat publik itu adalah pejabat negara, yang ada dua, satu yang berdasarkan pemilihan, yang kedua berdasarkan penunjukkan dalam jabatan publik," terang Mahfud MD.

Lantas, disebutnya mantan narapidana tidak diperbolehkan menjadi pejabat publik melalui jalur penunjukan.

Isu Ahok Masuk BUMN: Novel Bamukmin Sebut Rakyat Menolak, Wakil Warga DKI Jakarta Berlawanan

"Yang berdasar pemilihan itu seorang napi boleh menjadi pejabat publik kalau dipilih, tapi kalau kalau penunjukan itu enggak boleh," jelas Mahfud MD.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menjelaskan, BUMN bukan lah badan hukum publik.

Halaman
1234
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved