Senin, 20 April 2026

Viral

Tuduh Bocah Curi Emas, Kades dan Warga Siksa Gadis 16 Tahun: Diikat, Digantung, Disetrum

Tuduh Bocah Curi Emas, Kades dan Warga Siksa Gadis 16 Tahun: Diikat, Digantung, Disetrum

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Pixabay
ILUSTRASI 

TRIBUNAMBON.COM - Noviana Baru, gadis berusia 16 tahun asal Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami penyiksaan sadis oleh warga dan aparat desa setempat.

Noviana disiksa karena dituduh mencuri perhiasan berupa cincin emas milik tetangganya.

"Selain diikat dan digantung pakai tali, keponakan saya ini juga disetrum arus listrik," ungkap Son Koli, paman Noviana, Senin (28/10/2019).

Tinggalkan Sandal, Bocah Pengungsi Gempa Maluku Hilang Tenggalam, Bendungan Makan Korban Lagi

Menurut Son, keponakannya disiksa karena terus membantah telah mencuri cincin emas milik salah seorang warga.

“Kami sudah lapor polisi dan minta agar proses para pelaku. Kami keluarga besar tidak terima perlakukan ini dan tidak setuju untuk damai. Siapapun pelaku harus diproses hukum," tegas Son.

"Kami tidak setuju karena kepala desa yang gantung. Kalau memang ada barang bukti, sebagai kepala wilayah proses hukum jangan main hakim sendiri,” kata Son menambahkan.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (Pixabay)

Son mengatakan, kasus penganiayaan itu terjadi pada 16 Oktober lalu.

Penganiayaan itu disaksikan langsung oleh ibu kandung Noviana.

Sedangkan ayah kandung korban saat ini sedang merantau ke Kalimantan.

Keluarga Mengamuk, Pengantin Wanita Justru Berderai Air Mata

"Kami sudah serahkan ke polisi dan kami berharap kasus ini segera diproses hingga tuntas," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, nasib nahas menimpa Noviana Baru, gadis asal Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Noviana yang berusia 16 tahun menjadi korban penganiayaan yang dilakukan warga dan pejabat desa setempat.

Noviana disiksa dengan cara diikat tangannya dan dipukuli.

Dia dituduh telah mencuri perhiasan berupa cincin milik seorang warga.

Aksi keji ini menjadi viral di akun Facebook atas nama Phutra Mountain.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved