34 Tewas, Kemensos Beri Ahli Waris Korban Gempa Ambon Santunan Rp 15 Juta

Kementerian Sosial berikan santunan kepada ahli waris 34 korban meninggal dunia akibat gempa Ambon, masing-masing Rp 15 juta.

34 Tewas, Kemensos Beri Ahli Waris Korban Gempa Ambon Santunan Rp 15 Juta
kompas.com Rahmat Rahman Patty
Kementerian Sosial berikan santunan kepada ahli waris 34 korban meninggal dunia akibat gempa Ambon, masing-masing Rp 15 juta. 

TRIBUNAMBON.COM - Kementerian Sosial memberikan santunan kepada puluhan ahli waris korban meninggal dunia akibat gempa di Pulau Ambon dan sekitarnya yang terjadi pada Kamis (26/9/2019) pekan lalu.

Santunan diberikan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita kepada 34 ahli waris korban di lokasi pengungsian di Lapangan Hatukau, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Senin (30/9/2019).

"Kami menyiapkan bantuan sosial bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana kemarin. Kami menyiapkan masing-masing Rp 15 juta," kata Agus Gumiwang sesaat sebelum penyerahan santunan tersebut.

Terbaru Berita Gempa Ambon, Jumlah Korban Tewas Menjadi 34 Orang

Dia menagatakan, kedatangannya ke Kota Ambon selain untuk melihat secara langsung sistem pelayanan tanggap darurat bagi para korban gempa, juga untuk memberikan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Sesuai data per hari ini, jumlah korban tewas akibat gempa di Maluku sebanyak 34 jiwa.

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat buat keluarga yang ditinggalkan," kata Agus.

Menurut Agus, Kemensos juga akan membantu para pengungsi yang rumah-rumahnya terdampak gempa, baik yang mengalami kerusakan berat, sedang maupun ringan.

Selain itu, bagi warga yang tempat usahanya rusak seperti warung makan dan toko akibat gempa, juga akan mendapat bantuan pemulihan.

Bantuan melalui program usaha ekonomi produktif sebesar Rp 5 juta.

Tak Mendapatkan Penanganan Medis yang Baik, 2 Pengungsi Gempa Ambon Meninggal di Tenda Darurat

“Yang rumahnya rusak juga akan kita bantu, tapi nanti akan diverifikasi dan divalidasi terlebih dahulu. Setelah itu baru penyaluran bantuan dilakukan,” kata Agus.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved