Selasa, 28 April 2026

Calon Pengantin Gantung Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan, Keluarga Temukan Kejanggalan

Calon Pengantin Gantung Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan, Keluarga Temukan Kejanggalan

Editor: Fitriana Andriyani
serambinews.com
Calon Pengantin Gantung Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan, Keluarga Temukan Kejanggalan 

"Padahal yang benar Hendrawan sudah menyandang status duda, sejak 24 November 2017 lalu," sebut Manshur sembari menunjukkan kopiah akta cerai Hendrawan Sofyan dengan mantan istrinya, 24 November 2017.

Diduga Hendrawan tidak mengupdate atau melaporkan status dudanya ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Sehingga pada saat KUA mengeluarkan surat rekomendasi nikah itu, data yang keluar di surat rekomendasi nikah itu tetap beristri.

"Semuanya kan sudah sistem online, sehingga setiap data lama yang belum diupgrade atau dilaporkan pembaharuannya, maka data yang ada di Disducapil yakni status pernikahan Hendrawan Sofyan sudah beristri, maka secara otomatis saat kami keluarkan surat rekomendasi itu akan keluar sudah beristri, karena belum diperbaharui."

"Padahal Hendrawan, calon suami Lia Yulrifa sudah berstatus duda sejak 24 November 2017 dan sudah berkekuatan hukum tetap," jelas Kepala KUA Luengbata, Manshur.

Jadi Budak Seks Ayah Selama 9 Tahun Sejak Masih di Bawah Umur, 2 Kakak Beradik Ini Alami Trauma

4. Pengakuan kepala KUA saat Lia Yulrifa dan Calon Suami Ikuti Bimbingan Calon Pengantin

Sebelum ditemukan meninggal gantung diri, Lia Yulrifa bersama calon suami baru saja mengikuti bimbingan calon pengantin (catin) linto dan dara baro, di KUA Luengbata, Banda Aceh.

Hal itu diungkapkan Kepala KUA Luengbata, H Manshur SAg yang ditemui Serambinews.com, Kamis (22/8/2019).

Kepala KUA Luengbata, H Manshur SAg
Kepala KUA Luengbata, H Manshur SAg (Serambinews)

Menurutnya, saat keduanya datang ke KUA Luengbata, pasangan itu terlihat harmonis.

“Artinya, kalau tidak harmonis, mereka mungkin akan jalan sendiri-sendiri. Tapi, saat itu mereka datang bersama, begitu juga saat pulang setelah selesai bimbingan catin."

"Makanya saya kaget begitu mendapat kabar, dara baro yang baru kami bimbing dua hari lalu itu meninggal tergantung,” kata Manshur.

Ia menjelaskan keduanya dibimbing oleh Ustaz Abdul Hadi, di samping ada peserta catin lainnya yang mengikuti kegiatan yang sama pada hari saat itu mulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB.

“Seharusnya dara baro (Lia Yulrifa) itu bimbingan di daerahnya sendiri di Nagan Raya."

"Tetapi, karena Hendra, calon suaminya itu meminta agar dibimbing sekalian di KUA Luengbata, dengan alasan nanti tidak repot-repot lagi saat tiba di Nagan Raya, sehingga bimbinganpun kami lakukan,” kata Ustaz Abdul Hadi.

Diamankan & Ada yang Gabung ISIS, Bahaya Radikal & Teror Susupi TNI & Polri Kata Pengamat Intelijen

Ustaz Abdul Hadi menerangkan, dalam bimbingan catin tersebut dibahas materi secara umum.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved