Buru Hari Ini
Kampung Nelayan Merah Putih Waelihang Buru Siap Bermitra dengan Dua Perusahaan Perikanan
Kerjasama tersebut diharapkan menjadi pengungkit ekonomi nelayan sekaligus memperkuat ekosistem perikanan daerah.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Waelihang, Kabupaten Buru, siap bermitra dengan PT Sinar Bahari Baru dan PT Harta Samudra.
- KNMP Waelihang merupakan Program Strategis Nasional yang dilengkapi cold storage, pabrik es, dan sarana produksi perikanan, serta akan segera diresmikan secara daring oleh Presiden RI.
- Pengelolaan Cold Storage Waetose berkapasitas 100 ton melalui kerja sama Pemkab Buru dan PT Sinar Bahari Baru diharapkan menjadi penggerak ekonomi daerah.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut
BURU,TRIBUNAMBON.COM - Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Waelihang, Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru, siap bermitra dengan dua perusahaan perikanan, yakni PT Sinar Bahari Baru (PT SBB) dan PT Harta Samudra (PT HS).
Kerjasama tersebut diharapkan menjadi pengungkit ekonomi nelayan sekaligus memperkuat ekosistem perikanan daerah.
Baca juga: Eksepsi Petrus Fatlolon Disorot, Penasehat Hukum Pertanyakan Integritas Peradilan Pidana
Baca juga: Disnakertrans SBT Sebut Nilai Tunggakan Gaji Pekerja PT Kalrez Capai Rp. 3,15 Miliar
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buru, Ulfa Bin Tahir, mengatakan KNMP Waelihang telah rampung dibangun dan dalam waktu dekat akan diresmikan secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Kampung Nelayan Merah Putih di Waelihang telah selesai dibangun dan sebentar lagi akan diresmikan oleh Presiden. Saat ini sudah ada dua investor yang siap menjadi mitra KNMP,” ujarnya saat diwawancarai Selasa (13/1/2026).
Ulfa menjelaskan, PT Sinar Bahari Baru yang mengelola cold storage di Desa Waetose, Kecamatan Teluk Kaiely, akan menampung dan membeli hasil tangkapan nelayan dari berbagai jenis ikan pelagis, seperti tongkol, cakalang, dan baby tuna.
Sementara itu, PT Harta Samudra akan fokus menampung hasil tangkapan nelayan tuna line.
“Kedua perusahaan ini akan membeli hasil tangkapan nelayan dengan harga yang memadai, sehingga nelayan tidak lagi dirugikan,” tegasnya.
KNMP Waelihang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Merah Putih yang secara nasional dibangun sebanyak 10 unit.
KNMP Waelihang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, di antaranya cold storage berkapasitas 10 ton, pabrik es, bangunan pendukung, serta sarana produksi perikanan.
Pada kesempatan yang sama, Ulfa juga menyinggung pengelolaan aset Cold Storage Waetose berkapasitas 100 ton yang selama ini terbengkalai dan kini mulai berfungsi sebagai mesin penggerak ekonomi setelah dikelola secara profesional.
“Pemerintah Kabupaten Buru melalui Bupati Ikram Umasigi dan Wakil Bupati Sudarmo, akhirnya menjawab keraguan publik terhadap aset perikanan yang selama ini terbengkalai,” ungkapnya.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengelolaan Cold Storage Waetose dilakukan di Ruang Rapat Utama Bupati Buru, pada Senin (13/2/2026), antara Dinas Perikanan Kabupaten Buru dan PT Sinar Bahari Baru.
PKS tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur PT Sinar Bahari Baru, Shulthon Hanafi, dan disaksikan Wakil Bupati Buru, Sudarmo,Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Azis Tomia,para staf ahli, asisten, serta pimpinan OPD terkait.
Momentum ini menandai dimulainya babak baru pengelolaan sektor perikanan Kabupaten Buru yang lebih profesional, terukur, dan berorientasi pasar.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Buru, Sudarmo, menegaskan bahwa penandatanganan PKS tersebut merupakan langkah nyata mengubah aset mati menjadi mesin penggerak ekonomi daerah.
“Cold storage Waetose tidak hanya ditargetkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sektor perikanan, tetapi juga membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran strategis cold storage dalam mendukung operasional KNMP Waelihang.
Menurutnya, keberadaan fasilitas rantai dingin menjadi kunci agar nelayan tidak lagi dirugikan oleh lemahnya sistem distribusi dan permainan harga.
“Yang paling utama adalah bagaimana cold storage ini dapat bermitra dengan KNMP Waelihang, sehingga ekosistem perikanan dari hulu sampai hilir benar-benar berjalan,” tegasnya.
Sudarmo menambahkan, Kabupaten Buru memiliki rekam jejak kuat di sektor perikanan.
Nelayan Buru dikenal sebagai nelayan tuna pertama yang memperoleh sertifikat ecolabelling, sebuah pengakuan internasional atas praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan.
Dengan hadirnya KNMP Waelihang yang dilengkapi fasilitas produksi hingga pemasaran, cold storage Waetose diproyeksikan menjadi simpul vital dalam menjaga mutu dan meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.
“KNMP Waelihang siap menjadi mitra strategis beroperasinya Cold Storage 100 ton oleh PT Sinar Bahari Baru,”pungkas Sudarmo optimistis.(*)
| Pemuda Buru Soroti Dugaan Rekayasa Pangkat Direktur RSUD Buru |
|
|---|
| Pemuda Buru Dukung Kehadiran Pos Pengamanan TNI di Tambang Gunung Botak |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Bersih, Bupati Buru Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi di Gedung KPK |
|
|---|
| Kapolda Maluku Bawa Pesan Damai Saat Kunjungan Kerja di Kabupaten Buru |
|
|---|
| Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat, Kapolda Maluku Tinjau Pembangunan SPPG Polri di Namlea |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/KNMP-Wailehang.jpg)