Buru Hari Ini
Sepanjang 2025, KMP Wayangan Angkut 4.106 Penumpang Namlea-Ambon
Ardi Rahman selaku Administrasi Kapal KMP Wayangan merincikan, total penumpang yang diangkut sepanjang tahun 2025 mencapai 4.106 orang.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Data produksi sepanjang 2025 menunjukkan peran vital KMP Wayangan sebagai sarana transportasi laut utama bagi masyarakat rute Namlea-Ambon dan sebaliknya.
- Ardi Rahman, Administrasi Kapal KMP Wayangan merincikan, total penumpang yang diangkut sepanjang tahun 2025 mencapai 4.106 orang.
- Penumpang dewasa didominasi oleh kelas ekonomi dengan jumlah 2.751 orang.
- Kelas Bisnis I sebanyak 1.354 orang, serta Eksekutif sebanyak 1 orang.
- Selain penumpang, produksi kendaraan juga tercatat signifikan.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Ummi Dalila Temarwut
BURU, TRIBUNAMBON.COM - Kapal Motor Penumpang (KMP) Wayangan mencatat produksi penumpang dan kendaraan yang cukup tinggi sepanjang tahun 2025 pada rute Namlea-Ambon.
Data produksi tersebut dihimpun sejak Januari hingga Desember 2025 dan menunjukkan peran vital KMP Wayangan sebagai sarana transportasi laut utama bagi masyarakat.
Ardi Rahman selaku Administrasi Kapal KMP Wayangan merincikan, total penumpang yang diangkut sepanjang tahun 2025 mencapai 4.106 orang.
Penumpang dewasa didominasi oleh kelas ekonomi dengan jumlah 2.751 orang.
disusul kelas Bisnis I sebanyak 1.354 orang, serta Eksekutif sebanyak 1 orang.
Selain penumpang, produksi kendaraan juga tercatat signifikan.
Baca juga: 200 Lempeng Sagu per Loyang: Antara Harapan dan Perjuangan Para Ibu di Masohi
Baca juga: Dugaan Korupsi DD Ainena SBT Rp 1,16 M untuk Foya-foya di Tempat Hiburan
Untuk kendaraan roda dua, tercatat 2.029 unit, yang terdiri dari Golongan I sebanyak 1 unit dan Golongan II sebanyak 2.028 unit.
Sementara itu, kendaraan roda empat dan sejenisnya mencapai total 1.802 unit, berikut rinciannya :
- Golongan IV penumpang sebanyak 255 unit
- Golongan IV barang 176 unit
- Golongan V penumpang 1 unit
- Golongan V barang sebanyak 1.328 unit
- Golongan VI barang 39 unit
- Golonhan VII 1 unit
- Golongan VIII 1 unit
- Golongan IX 1 Unit.
Menurut Ardi Rahman, tingginya angka produksi di tahun 2025 dipengaruhi oleh keterbatasan armada kapal feri di lintasan tersebut.
“Pada tahun 2025 kapal feri masih beroperasi dua unit, namun beberapa hari terakhir ini hanya satu kapal yang beroperasi,” jelasnya di ruang kerjanya Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, KMP Wayangan menjadi pilihan utama masyarakat karena minimnya kapal lain yang melayani rute serupa.
“Di tahun ini jumlah penumpang dan kendaraan lumayan tinggi karena belum ada kapal-kapal lain di pelabuhan ini yang menuju Ambon,” ungkapnya.(*)
| Pemuda Buru Dukung Kehadiran Pos Pengamanan TNI di Tambang Gunung Botak |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Bersih, Bupati Buru Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi di Gedung KPK |
|
|---|
| Kapolda Maluku Bawa Pesan Damai Saat Kunjungan Kerja di Kabupaten Buru |
|
|---|
| Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat, Kapolda Maluku Tinjau Pembangunan SPPG Polri di Namlea |
|
|---|
| Kunjungi Buru, Kapolda Maluku Tekankan Tambang Gunung Botak Harus Aman dan Berpihak ke Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/fdgewef.jpg)