Buru Hari Ini
DPRD Buru Sepakati Pinjaman Daerah Rp150 Miliar, Ini Rincian Pengunaan Dana
Dana pinjaman Rp150 miliar bakal digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Ummi Dalila Temarwut
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru sepakati pinjaman daerah Rp150 miliar yang diajukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
Dana pinjaman itu bakal digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di sejumlah wilayah.
Pengesahan berlangsung di ruang rapat Ketua DPRD Kabupaten Buru dalam rapat bersama antara legislatif dan eksekutif, Selasa (16/12/2025).
Rincian penggunaan dana pinjaman daerah dipaparkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Aziz Tomia bersama Kepala Bappeda Najib Hentihu dan Kepala keuangan Ady Harahap
Dalam paparannya, Pemda Buru menegaskan bahwa pinjaman daerah difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan masyarakat, dengan rincian penggunaan anggaran sebagai berikut :
Baca juga: APBD 2026 SBT Disepakati, Bupati Fachri Targetkan Ekonomi Tumbuh dan Tekan Stunting
Baca juga: Rawan Kecelakaan, Warga Mingta Jalan Rusak di TPU Desa Rumah Tiga Diperbaiki
1. Sektor Air Bersih
* Peningkatan jaringan air bersih penunjang Sekolah Rakyat (SR): Rp350 juta
* Pembangunan baru SPAM jaringan perpipaan Desa Waepoti: Rp3,5 miliar
2. Sektor Infrastruktur Jalan dan Jembatan
* Pembangunan Jalan Lamahang-Rana (lapen): Rp88,8 miliar
* Pembangunan jalan penunjang Sekolah Rakyat: Rp2,3 miliar
* Pembangunan jalan lapen Sp. Bara-Waehotong: Rp12 miliar
* Pembangunan jalan Desa Sawa: Rp2,3 miliar
* Peningkatan jalan hotmix dalam Desa Jamilu: Rp1,5 miliar
* Perbaikan jalan dalam kota: Rp2 miliar
* Pembangunan Jembatan Waeabang: Rp1 miliar
3. Penataan Kawasan, Pasar, dan Lingkungan
* Revitalisasi Pasar Tatanggo: Rp5 miliar
* Penataan parkir Pasar Namlea: Rp500 juta
* Penanganan sampah: Rp2 miliar
* Desain drainase dalam kota: Rp1 miliar
* Pembangunan drainase dalam kota: Rp15 miliar
4. Sektor Kesehatan
* Pembangunan rumah tenaga kesehatan di Waegrahe: Rp800 juta
Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Aziz Tomia, menyampaikan bahwa seluruh program yang dibiayai melalui pinjaman daerah tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan prioritas daerah.
Program-program itu diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meski begitu, rincian anggaran pinjaman daerah tersebut masih bersifat dinamis dan dapat mengalami penyesuaian sewaktu-waktu, sesuai dengan hasil pembahasan lanjutan antara eksekutif dan legislatif sebelum ditetapkan secara final dalam rapat paripurna DPRD.(*)
| Pemuda Buru Dukung Kehadiran Pos Pengamanan TNI di Tambang Gunung Botak |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Bersih, Bupati Buru Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi di Gedung KPK |
|
|---|
| Kapolda Maluku Bawa Pesan Damai Saat Kunjungan Kerja di Kabupaten Buru |
|
|---|
| Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat, Kapolda Maluku Tinjau Pembangunan SPPG Polri di Namlea |
|
|---|
| Kunjungi Buru, Kapolda Maluku Tekankan Tambang Gunung Botak Harus Aman dan Berpihak ke Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ert3t4334.jpg)