Buru Hari Ini
Perkuat Pembangunan Daerah, Pemkab Buru Tambah 21 Tenaga PPPK
Penyerahan SK tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru dan diserahkan langsung oleh Bupati Buru, Ikram Umasugi, Senin (1/12/2025).
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kabupaten Buru kembali menambah kekuatan aparatur sipil negara dengan menyerahkan Surat Keputusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua kepada 21 ASN baru.
Penyerahan SK tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru dan diserahkan langsung oleh Bupati Buru, Ikram Umasugi, Senin (1/12/2025).
Dalam kesempatan itu, Bupati Ikram menegaskan bahwa rekrutmen PPPK yang dijalankan pemerintah daerah dilakukan melalui proses panjang, ketat, dan transparan demi mendapatkan aparatur yang berkompeten.
“Proses seleksi PPPK ini cukup panjang, ketat, dan transparan, yang pada akhirnya menghantarkan saudara-saudara resmi menjadi bagian dari keluarga besar ASN di Kabupaten Buru,” ujarnya dalam sambutannya.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran 21 tenaga PPPK baru ini sangat penting untuk memperkuat sektor-sektor vital di Kabupaten Buru, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga bidang teknis lainnya.
Baca juga: 4 Menit Aksi Penganiayaan Pelajar SMAN 1 Buru Viral, Warganet Geram Minta Proses Hukum
Baca juga: Pojok Baca Digital Resmi Beroperasi di Banda, Disperpus Dorong Peningkatan Minat Baca
Menurutnya, penambahan SDM ini merupakan bagian dari upaya mempercepat arah pembangunan daerah.
“Kehadiran saudara sekalian melengkapi dan memperkuat barisan tenaga keahlian yang sangat kita butuhkan untuk mempercepat pembangunan daerah,” tambahnya.
Bupati Ikram menyebut Kabupaten Buru kini berada pada fase percepatan pembangunan.
Pemerintah daerah, kata dia, sedang berfokus menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, fasilitas kesehatan yang lebih baik, hingga infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih cepat dan ramah.
Untuk itu, ia menitipkan pesan kepada ASN PPPK yang baru dilantik agar bekerja profesional, disiplin, dan menjaga integritas.
Ia menegaskan jabatan bukanlah hak istimewa, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan sepenuh hati.
Lima pesan penting yang disampaikan Bupati Buru di antaranya:
- Menjadi ASN profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.
- Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pandang bulu.
- Menjaga integritas serta menghindari KKN.
- Terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan.
- Mencintai Kabupaten Buru seperti mencintai keluarga sendiri.
“Ingat, jabatan adalah amanah, bukan privilege. Gunakan amanah ini untuk mengabdi, bukan mencari keuntungan pribadi,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa Pemkab Buru berkomitmen meningkatkan kesejahteraan seluruh ASN, termasuk PPPK, agar hak-haknya dapat terpenuhi sesuai ketentuan.
Acara ditutup dengan penandatanganan perjanjian kerja oleh dua perwakilan ASN masing-masing dari putra dan putri daerah bersama Bupati Ikram Umasugi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/PPPK-dan.jpg)