Buru Hari Ini
32 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Buru, Didominasi Pernikahan dan Persetubuhan Anak
Terhitung sejak September 2024 hingga Agustus 2025, tercatat sebanyak 32 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Buru.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ummi Dalila Temarwut
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Terhitung sejak September 2024 hingga Agustus 2025, tercatat sebanyak 32 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Buru.
Data ini merupakan gabungan laporan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).
Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, Nasgia Kartini Sanakii, memaparkan bahwa kasus yang menimpa anak masih mendominasi dengan jumlah 25 kasus dengan rincian :
Baca juga: 54 Kasus Kekerasan Anak di Buru, Kadis PPA: Keluarga Harus jadi Madrasah Pertama
- Pernikahan anak dibawah umur: 6 kasus
- Persetubuhan anak dibawah umur: 12 kasus
- Penelantaran anak: 2 kasus
- Kekerasan fisik terhadap anak: 1 kasus
- Bullying: 1 kasus
- Pelecehan terhadap anak: 1 kasus
- Kasus lain yang berhubungan dengan anak: 1 kasus
Baca juga: Pendemo Tuntut Bebaskan 2 Masyarakat Adat Haya, Ini Respon Kapolres Malteng
Sementara itu, untuk kasus kekerasan terhadap perempuan tercatat sebanyak 7 kasus, rinciannya meliputi:
- Kekerasan fisik: 3 kasus
- Persetubuhan: 1 kasus
- Penelantaran: 1 kasus
- Kekerasan psikis: 1 kasus
- Penganiayaan: 1 kasus
Nasgia mengatakan bahwa data ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut masa depan generasi muda di Kabupaten Buru.
“Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak masih perlu ditingkatkan, baik melalui sosialisasi, pendampingan, maupun kerja sama lintas sektor,” ujarnya.
Dinas PPA bersama P2TP2A berkomitmen memperkuat upaya pencegahan serta memberikan layanan pendampingan bagi para korban agar mendapatkan hak-haknya secara adil dan layak. (*)
| Pemuda Buru Soroti Dugaan Rekayasa Pangkat Direktur RSUD Buru |
|
|---|
| Pemuda Buru Dukung Kehadiran Pos Pengamanan TNI di Tambang Gunung Botak |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Bersih, Bupati Buru Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi di Gedung KPK |
|
|---|
| Kapolda Maluku Bawa Pesan Damai Saat Kunjungan Kerja di Kabupaten Buru |
|
|---|
| Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat, Kapolda Maluku Tinjau Pembangunan SPPG Polri di Namlea |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/buru-baruu.jpg)