Malteng Hari Ini
1.749 PPPK Paruh Waktu Pemda Maluku Tengah Terima SK, Begini Pesan Bupati
Sebanyak 1.749 PPPK Paruh Waktu Pemda Maluku Tengah menerima SK pengangkatan yang diserahkan oleh Bupati Zulkarnain Awat Amir.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 1.749 PPPK Paruh Waktu Pemda Maluku Tengah menerima SK pengangkatan yang diserahkan oleh Bupati Zulkarnain Awat Amir.
- PPPK yang diangkat terdiri dari 140 tenaga guru, 318 tenaga kesehatan, dan 1.291 tenaga teknis sebagai penguatan pelayanan publik dan pemerintahan daerah.
- Bupati menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, peningkatan kompetensi, serta integritas agar PPPK mampu berkinerja unggul dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Tengah.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 1.749 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah menerima SK pengangkatan.
Penyerahan SK ribuan ASN itu dihadiri Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berpusat di Baileo Ir Soekarno, Kota Masohi, Maluku Tengah, Jumat (30/1/2026).
Baca juga: Dosen ACP Bantah Selingkuh dengan Pengurus KNPI: Saya Tidak di Tempat Tidur dengan CR
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jumat 30 Januari 2026: Hampir Semua Wilayah di Maluku Cerah Berawan
1.749 ASN PPPK itu terdiri dari 140 tenaga guru, 318 tenaga kesehatan, dan 1.291 tenaga teknis.
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain menekankan beberapa hal penting tuk para pegawai sebagai bekal dalam menjalankan tugas ke depan.
Pertama, Zulkarnain berpesan agar ASN bekerja dengan penuh disiplin dan rasa tanggung jawab.
"Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga menyangkut etos kerja, kepatuhan terhadap aturan, serta komitmen dalam melaksanakan tugas secara profesional," ujar Bupati.
Bupati Bang Ozan, juga menekankan agar para pegawai menjunjung tinggi loyalitas, bukan saja kepada individu, melainkan kepada institusi, kepada negara, dan kepada masyarakat yang dilayani.
Di tengah dinamika perubahan yang begitu cepat, Zulkarnain mengajak para pegawai untuk terus meng-update pengetahuan dan meng-upgrade keterampilan, agar mampu meningkatkan kualitas kinerja dan menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
"Saya ingin menegaskan bahwa status sebagai PPPK Paruh Waktu bukanlah penghalang untuk berkinerja unggul. Sebaliknya, jadikan posisi ini sebagai ruang pengabdian, ruang pembuktian, dan ruang aktualisasi diri," tegas Bupati.
Ia meminta agar para pegawai menunjukkan etos kerja aparatur yang dapat diandalkan, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Tengah.
Menurut Bupati, jumlah PPPK Paruh Waktu yang cukup besar bukan sekadar angka, tetapi merupakan kekuatan strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan di daerah.
"Bapak/Ibu sekalian patut berbangga, karena banyak orang di luar sana yang saat ini ingin berada di posisi Bapak dan Ibu sekalian. Namun, melalui proses dan pertimbangan yang tidak sederhana, Andalah yang dipercaya dan terpilih untuk mengemban amanah ini. Kepercayaan ini tentu harus dijawab dengan kinerja, integritas, dan dedikasi yang nyata," pungkas Bupati. (*)
| Dikunjungi Ratusan Wisatawan, Kali Jodoh 'Ninivala' tak Dikelola Pemda Maluku Tengah |
|
|---|
| Pemda Malteng Hanya Kelola 2 Destinasi Wisata, DPRD Sebut Terkendala Political Will dan Anggaran |
|
|---|
| Begini Respon Inspektorat Maluku Tengah Soal Temuan Audit Dana Hibah oleh BPK |
|
|---|
| Hampir Ricuh, Musda Golkar Maluku Tengah Deadlock Diambil Alih DPD Golkar Provinsi |
|
|---|
| DPRD Maluku Tengah Desak KONI Maksimalkan Pembinaan Atlet Jelang POPMAL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ppk-lantik-e.jpg)