Sabtu, 9 Mei 2026

Telur Palsu

Penemuan Telur tak Lazim di Pulau Ay Banda Ditindak Dinas Perkebunan dan Peternakan Malteng ‎

Kata Hasanusi, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah yakni Bupati dan Sekda.

Tayang:
Istimewa
TELUR TAK LAZIM - Penemuan telur tak lazim di Negeri Lonthoir Kepulauan Banda, saat dilakukan uji coba dengan cara direbus di salah satu rumah warga, Senin (19/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Camat Banda, Handayani Hasanusi telah melapor temuan telur tak lazim ke Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat. 
  • Dari laporan itu, Dinas Perkebunan dan Peternakan Maluku Tengah telah mengambil sampel dari telur yang beredar di masyarakat.
  • Kini tinggal menunggu hasil uji laboratorium. 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Penemuan telur tak lazim di Pulau Ay, Kecamatan Banda, Maluku Tengah telah ditindak lanjuti.

‎Hal itu diungkapkan Camat Banda, Handayani Hasanusi saat dikonfirmasi TribunAmbon, Selasa (20/1/2026).

‎Kata Hasanusi, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah yakni Bupati dan Sekda.

‎Selian itu, Dinas Perkebunan dan Peternakan Maluku Tengah juga telah mengambil sampel dari telur yang beredar di masyarakat.

‎"Kita sudah lapor, Dinas Peternakan sudah ambil data," ujar Handayani Hasanusi melalui sambungan seluler.‎

Baca juga: Arus Peti Kemas TPK Ambon Tumbuh Positif di 2025, Perkuat Logistik Maluku dan Indonesia Timur

Baca juga: Pipa Bocor jadi Penyebab Sumur PT Karlez di SBT Semburkan Gas dan Minyak

‎Untuk hasil uji coba sampel ia mengaku tergantung tinjauan dinas terkait. 

‎"Tergantung dari Dinas yang periksa tadi sudah lapor ke  Bupati dan Sekda juga," imbuhnya singkat.

‎Sementara itu, Polsek Banda juga mengambil langkah antisipatif agar masyarakat melapor jika ditemukan telur dengan kondisi tak lazim.

‎"Kita lakukan langka antisipatif memberi edukasi agar masyarakat bisa melapor," ujar Kapolsek Banda, IPTU A Kasim Rahanyamtel.

‎Pihaknya juga masih menunggu hasil penyelidikan oleh Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan. 

‎"Yang jelas dari pihak peternak yang nanti turun mengecek terkait dengan indikasi plastik ataukah ada terpengaruh oleh benda lain. Sampai sekarang belum pastikan. Dari kecamatan dalam hal ini ibu camat sudah berkoordinasi dengan dinas terkait," jelas Kapolsek.

‎Di sisi lain, terkait penemuan telur tak lazim dari Negeri Lonthoir, Kecamatan Kepulauan Banda, IPTU. Kasim mengaku pihaknya belum menerima laporan. 

‎"Belum dalam info dari Lonthoir, akan kami cek kembali," ulas Kapolsek.

‎Terpisah, Camat Kepulauan Banda, Rusdy Saiman menerangkan bahwa dari pihak Pemerintah Negeri Lonthoir belum melaporkan penemuan telur tak lazim sebagaimana yang beredar viral di media sosial.

‎"Kalau itu kemarin ada yang bilang (penemuan telur tak lazim) cuman maksudnya beta juga belum dapat info resmi dari Raja," terang Rusdy Saiman.

‎Namun dirinya mengaku bakal mengecek langsung ke masyarakat yang bersangkutan. 

‎"Nanti sebentar saya konfirmasi ulang untuk tanya ulang," pungkas Rusdy Saiman. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved