Malteng Hari Ini
Hadiri Waisak di Namto, Bupati Malteng Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persaudaraan
Bupati menegaskan Waisak menjadi momentum memperkuat nilai kebijaksanaan, toleransi, persaudaraan, dan kepedulian sosial
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Zulkarnain Awat Amir menghadiri perayaan Tri Suci Waisak di Namto, Seram Utara Timur Seti, dan menyampaikan ucapan selamat kepada umat Buddha di Maluku Tengah.
- Bupati menegaskan Waisak menjadi momentum memperkuat nilai kebijaksanaan, toleransi, persaudaraan, dan kepedulian sosial di tengah keberagaman masyarakat.
- Pemda mengapresiasi kontribusi umat Buddha dalam menjaga kerukunan dan keamanan daerah serta mengajak seluruh masyarakat terus merawat harmoni dan persatuan.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir menghadiri peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Namto, Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Minggu (7/6/2026).
Pada momen hangat itu, hadir pula Wakil Gubernur Maluku dan jajaran Forkompinda.
Dalam sambutannya, atas nama pribadi dan Pemda Maluku Tengah Bupati mengucapkan selamat atas peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak umat Buddha di wilayah Kabupaten Maluku Tengah.
"Semoga momentum suci ini membawa kebahagiaan, kedamaian, ketenteraman, dan keberkahan yang berlimpah bagi kehidupan kita semua," ujar Zulkarnain.
Baca juga: Kepala Bakom RI Dorong Penguatan Peran ANTARA di Era Digital
Baca juga: Menteri Nusron Serahkan 1.029 Sertipikat Wakaf, Ajak Penerima Jadi Pelopor Sertifikasi Tanah Umat
Menurutnya, Hari Raya Tri Suci Waisak merupakan momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diajarkan Sang Buddha Gautama, seperti kebijaksanaan, pengendalian diri, cinta kasih, serta pengabdian kepada sesama.
Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern.
Bagi Zulkarnain, peringatan Waisak juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, persaudaraan, dan welas asih di tengah keberagaman di Kabupaten Maluku Tengah.
"Di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, nilai-nilai Dharma menjadi pelita yang menuntun manusia agar tetap berada pada jalan kebajikan," tuturnya.
Ditegaskan, semangat hidup rukun dan saling menghormati antar umat beragama merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Maka dari itu, Pemerintah Daerah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh umat Buddha di Kecamatan Seram Utara Timur Seti.
"Selama ini, saudara-saudari sekalian telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas keamanan, merawat toleransi, serta ikut berkontribusi aktif dalam berbagai program pembangunan daerah," ucapnya.
Ditambahkan, harmoni yang telah terjalin baik ini harus terus kita rawat. Bupati mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan, saling mendukung, menjaga kerukunan antarumat beragama, dan memastikan bahwa Kabupaten Maluku Tengah tetap menjadi rumah yang aman, damai, rukun, dan sejahtera bagi setiap warganya.
"Sekali lagi saya mengucapkan Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak kepada seluruh umat Buddha. Mari kita tebarkan kedamaian kepada sesama, singkirkan ego, dan tumbuhkan kepedulian sosial yang tinggi," pungkas Zulkarnain. (*)
| Lahan Diserobot dan Dirusaki, Kelompok Demplot Sepa Tuntut Ganti Rugi Rp 250 Juta |
|
|---|
| Dugaan Serobot Lahan oleh PT Nusa Ina, Mantan Humas Beberkan Fakta Kepemilikan Lahan Bakri Sukidjang |
|
|---|
| Selain Gaji Rp500 Ribu, Nakes PPPK Paruh Waktu di Malteng Terima Insentif Tambahan |
|
|---|
| Waka Komisi IV DPRD Malteng Dorong Penyesuaian Durasi Kerja PPPK PW |
|
|---|
| RX King hingga NMAX Jadi Sasaran, Kasus Curanmor di Masohi Terus Bertambah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/PESKIATER.jpg)