Jumat, 1 Mei 2026

Kapal Tabrak Bangunan

KM. Sabuk Nusantara 106 Tabrak Pemukiman Warga Banda, Polisi Duga Akibat Kelalaian

‎Berdasarkan laporan kepolisian, diketahui motif dari kejadian tersebut diduga akibat kelalaian pihak Kapal KM. Sabuk Nusantara 106.

Tayang:
Istimewa
KAPAL SABUK - Nampak Kapal Sabuk Nusantara 106 menabrak salah satu penginapan di Banda Neira, Selasa (28/4/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Kapal Sabuk Nusantara atau KM Sabuk Nusantara 106 menabrak bangunan milik warga Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah.
  • ‎‎Insiden naas itu dilaporkan warga melalui video amatir yang dibagikan warga melalui media sosial Facebook.
  • Hasil pemeriksaan polisi, insiden diduga akibat kelalaian.

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Kejadian naas KM Sabuk Nusantara 106 menabrak areal pemukiman warga di RT 02 Negeri Administratif Nusantara, Kecamatan Banda Neira, Maluku Tengah, Selasa (28/4/2026) lalu.

‎Berdasarkan laporan kepolisian, diketahui kejadian tersebut diduga akibat kelalaian pihak Kapal KM. Sabuk Nusantara 106.

‎Demikian disampaikan Kasi Humas Polres Maluku Tengah, IPTU. Ahmad Yani Rumasoreng dalam keterangan yang diterima TribunAmbon, Rabu (29/4/2026).

‎Kepolisian juga telah meminta keterangan dari Nakhoda Kapal KM. Sabuk Nusantara 106, Djefri Djoni Laritmas. 

‎Sang nahkoda kapal pun mengurai kronologis lengkapnya, dimana sekitar pukul 09.00 Wit, nahkoda kapal memerintahkan Perwira jaga untuk mengumumkan kepada para ABK dan penumpang bahwa 1 jam lagi kapal persiapan sandar di Dermaga Pelabuhan Banda Neira.

‎Pada jarak kurang lebih 500 meter dari Dermaga, Nahkoda kapal memerintahkan kepada Kepala Kamar Mesin untuk menetralkan mesin kapal bersiap siaga.

Sementara kapal masih berjalan dengan sisa laju, nahkoda memundurkan kapal dan mengarahkan kapal sandar kiri di dermaga kemudian ABK Haluan melempar tali ke dermaga dan mengirim tali tros untuk ditambatkan pada dermaga, dimana kondisi kapal masih stabil.

Baca juga: Dituding Pemalsuan Dokumen Hingga Penggelapan, Jaqueline Sahetapy CS Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Baca juga: Ditabrak Kapal Sabuk, Perahu Nelayan dan Penginapan Warga Banda Rusak Hingga Kerugian Puluhan Juta

‎Setelah tali ditambatkan pada dermaga, kondisi laju kapal masih berjalan maju, sehingga nahkoda memerintahkan kembali Kepala Kamar Mesin untuk memundurkan kapal. Namun kapal tetap bergerak maju karena mesin kapal masih berputar maju.

‎"Karena laju kapal tetap bergerak maju, Nahkoda membunyikan suling kapal untuk memperingatkan kepada masyarakat yang berada pada arah haluan kapal untuk menghindar dan menjatuhkan jangkar kapal dengan tujuan memperlambat laju kapal," terang Kasi Humas Polres Maluku Tengah.

‎Disebabkan pengendali handle throttle sudah tidak berfungsi dan upaya menghentikan kapal tidak membantu, akibatkan kapal menabrak pemukiman warga. Kondisi mesin kapal masih bergerak maju, nahkoda kapal akhirnya memerintahkan Kepala Kamar Mesin untuk menghentikan mesin secara manual.

‎"Kemudian setelah seluruh mesin dalam kondisi mati total, nahkoda memerintahkan kepada Kepala Kamar Mesin untuk menghidupkan mesin sebelah kiri untuk mundur dan bersandar di dermaga karena mesin sebelah kanan mengalami kendala dan tidak berfungsi," tutup IPTU Ahmad Yani Rumasoreng.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved