Malteng Hari Ini
Penemuan Janin di Kobi Maluku Tengah Diduga Hasil Aborsi, Polisi Buru Pelaku
Berdasarkan hasil olah TKP diketahui janin berjenis kelamin laki-laki dan diduga adalah korban hasil aborsi.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Warga di Kobi temukan janin dan ari-ari di semak-semak., Jumat (17/4/2026) sore.
- Saat menemukan janin tersebut, warga bergegas melapor ke Kantor Polisi Subsektor Kobi, sekira pukul 17.15 WIT.
- Usai melapor di kepolisian, Roni dan rekannya bersama anggota Polsubsektor Kobi langsung menuju ke tempat kejadian yang berlokasi di kantor pertanian terbengkalai di Desa Kobi.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Penemuan janin dan ari-ari calon 'bayi' di semak-semak menggegerkan warga Kobi, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah, Jumat (17/4/2026).
Setelah ditemukan, warga setempat melaporkan kejadian itu ke Kantor Polisi Subsektor Kobi.
Kepada TribunAmbon, Sabtu (18/4/2026), Kasi Humas Polres Maluku Tengah, IPTU. Ahmad Yani Rumasoreng menjelaskan, penyelidik Polsubsektor Kobi telah melakukan olah TKP sekira pukul 19.00 WIT di hari kejadian.
Berdasarkan hasil olah TKP diketahui janin berjenis kelamin laki-laki dan diduga adalah korban hasil aborsi.
Saat ini tim penyelidik kepolisian sedang mengumpulkan informasi untuk memburu pelaku.
"Kondisi pada saat petugas melakukan olah TKP yakni gelap dan petugas menggunakan pencahayaan menggunakan cahaya HP," ujar Kasi Humas.
Pada saat lakukan olah TKP, janin sudah tidak berada di TKP yang ada hanya sebuah rok panjang dan celana dalam yang sudah ada bercak darah.
Baca juga: 3 Bacalon Ketua Golkar Malteng Resmi Ambil Formulir, Verifikasi SC Jadi Penentu
Baca juga: Jarang Terekspose, Danau Waren di Ohoi Ngadi Kota Tual Sepi Pengunjung.
Lokasi TKP berada di bekas kantor pertanian yang sudah tidak terawat di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi.
Pada ruang kamar mandi ditemukan setumpuk darah, bagian luar samping kantor ditemukan sebuah rok panjang yang ada bercak darah.
"Ditemukan sebuah celana dalam warna putih yang sudah ada bercak darah yang jaraknya tidak jauh dengan ditemukan sebuah rok panjang kurang lebih 2 meter setengah," jelas IPTU. Ahmad
Pada bagian bangunan belakang kantor pada bagian semak-semak tempat ditemukannya setumpuk plasenta, tubuh utuh yang sudah terpisah dengan kepala dengan jarak kurang lebih setengah meter.
"Janin bayi berkelamin laki-laki dibungkus menggunakan daun pisang," pungkas IPTU. Ahmad.
Penyelidik juga meminta keterangan dokter yang memeriksa kondisi janin di Puskesmas Morokay.
Dari keterangan sementara dokter, janin berkelamin laki-laki berusia kurang lebih sekitar 7 sampai dengan 8 bulan, dengan kondisi bagian kepala terpisah dengan tubuh serta ditemukan pula setumpuk ari-ari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/SOSOK-JANIN-cc.jpg)