Sabtu, 18 April 2026

Maxim Ambon

Maxim Ambon Klaim Pendapatan Mitra 2,5 Kali Lebih Besar dari UMK Kota Ambon

Hal ini disampaikan langsung oleh Head of Division Maxim Ambon, Feky Julian I. Pesurnay saat ditemui TribunAmbon.com Selasa lalu (14/4/2026).

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Courtesy / Maxim Ambon
Maxim Bike 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Maxim Ambon mengklaim pendapatan mitra pengemudinya mampu mencapai hingga 2,5 kali lipat dari Upah Minimum Kota (UMK) Ambon. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Head of Division Maxim Ambon, Feky Julian I. Pesurnay saat ditemui TribunAmbon.com Selasa lalu (14/4/2026).

Menurut Feky, capaian tersebut bukan angka tetap, melainkan sangat dipengaruhi oleh pola kerja masing-masing pengemudi, termasuk strategi dalam memilih waktu operasional.

“Jumlah pastinya tergantung pada operasi pengemudi. Mereka yang bekerja di jam sibuk dan tetap aktif saat hujan biasanya mendapatkan penghasilan di atas rata-rata,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, banyak mitra pengemudi bahkan mampu mencapai target pendapatan harian hanya dalam waktu 6 hingga 7 jam kerja aktif.

“Jika dirata-ratakan, pendapatan mitra pengemudi Maxim di Kota Ambon kurang lebih 2,5 kali dari UMK. Kami tidak mengungkapkan angka spesifik karena menghormati kerahasiaan komersial,” ujarnya.

Baca juga: Kini Dirawat di Rumah, Korban Dilindas Truk TNI Harap Dijenguk Pangdam XV Pattimura Mayjen Dody

Baca juga: Maxim Ambon: Cerita di Balik Strategi Tembus Jalan Sempit hingga Dorong Ekonomi Lokal

Feky menambahkan, fleksibilitas waktu kerja menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat untuk bergabung sebagai mitra. 

Pengemudi bebas menentukan jam kerja sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Skema ini membuka peluang bagi berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga pensiunan dan penyandang disabilitas untuk tetap produktif secara ekonomi.

“Ini bukan hanya soal penghasilan, tapi juga kemandirian finansial dan peningkatan kualitas hidup,” katanya.

Selain sektor transportasi, Maxim juga mengembangkan ekosistem digital melalui layanan pengantaran barang. 

Fitur ini dinilai membantu pelaku UMKM lokal dalam mendistribusikan produk mereka secara lebih efisien.

Melalui layanan tersebut, Maxim memperkuat konektivitas antara produsen dan konsumen di Ambon, sekaligus mendorong daya saing usaha kecil di era digital.

Tak hanya itu, keberadaan Maxim juga disebut berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja serta meningkatkan perputaran uang di tingkat masyarakat bawah.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved