Rabu, 15 April 2026

Malteng Hari Ini

‎Jelang Musda Golkar ke-X di Malteng, Dukungan Terbagi ke Dua Kandidat

Dukungan Musda Golkar Malteng terpolarisasi pada dua kandidat kuat, Hasan Alkatiri dan Rusbandi Silawane.

|
TribunAmbon.com/Silmi Sirati Suailo
RUDOLF LAILOSSA - Ketua DPD Golkar Maluku Tengah, Rudolf Lailossa 
Ringkasan Berita:
  • Dukungan Musda Golkar Malteng terpolarisasi pada dua kandidat kuat, Hasan Alkatiri dan Rusbandi Silawane.
  • Ketua DPD menegaskan tetap netral dan memastikan pelaksanaan Musda berjalan kondusif.
  • Penunjukan PLT di kecamatan disebut murni untuk konsolidasi organisasi, bukan kepentingan politik.

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-X DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah kian mengerucut.

Pergantian kepengurusan yang lazimnya penuh dinamika diharapkan tetap berjalan sejuk dan memberi nilai edukasi politik bagi masyarakat.

Dua kandidat kuat, Hasan Alkatiri dan Rusbandi Silawane, dilaporkan telah mengamankan dukungan mayoritas dari tingkat kecamatan.

Baca juga: Energi Kosmik Menguat, Lima Zodiak Alami Hari Paling Beruntung

Baca juga: Sidang Masias Siahaya Dipindahkan ke Ambon, Pengacara Desak MA Tinjau Kembali Surat Putusan

Ketua DPD Golkar Maluku Tengah, Rudolf Lailossa, menyebut dukungan tersebut kini terpolarisasi di antara keduanya.

"Atas laporan Hasan dan Rusbandi, bagi saya dukungan kecamatan sudah terbagi habis untuk mereka berdua. Itu memang benar, mereka tidak membohongi saya, karena seluruh kecamatan sudah memberikan komitmennya," ujar Rudolf saat diwawancarai awak media di Masohi, Selasa (14/4/2026). 

Meski demikian, Rudolf menegaskan tetap bersikap netral.

Ia menyatakan tidak akan memihak, mengingat kedua kandidat merupakan kader yang dibesarkan dalam proses internal partai.

‎"Saya sudah pantau, tapi saya tidak mungkin ke kiri atau ke kanan (memihak), karena mereka berdua adalah kader saya sendiri yang akan saya atur ke depannya seperti apa," tegasnya.

Musda dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026. Sesuai aturan, setiap kandidat wajib mengantongi minimal 30 persen dukungan suara untuk maju.

Rudolf memastikan pelaksanaan Musda akan berjalan kondusif, berbeda dari pengalaman sebelumnya yang sempat berujung di tingkat pusat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah partai, terlebih di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia yang merupakan putra daerah Maluku Tengah.

‎"Saya pastikan iklim Musda kali ini akan berjalan aman. Kita harus memberikan penghargaan kepada Pak Ketua Umum yang merupakan anak Maluku Tengah," tambahnya.

Terkait isu penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) di sejumlah kecamatan, Rudolf menegaskan hal itu murni untuk kebutuhan konsolidasi organisasi.

Pergantian dilakukan karena alasan administratif dan hukum, seperti pengunduran diri, meninggal dunia, hingga pengurus yang lolos seleksi PPPK atau menjadi aparatur negara.

‎"Penunjukan PLT itu diputuskan melalui rapat pleno terbuka di internal partai, bukan atas kemauan pribadi saya. SK baru bisa saya keluarkan setelah masa jabatan saya diperpanjang oleh DPD I atas instruksi Ketua Umum. Jadi, ini murni soal konsolidasi partai, bukan hanya soal kepentingan Musda," pungkas Rudolf.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved