Jumat, 15 Mei 2026

Maluku Hari ini

Rapim 2026: Kapolda Tegaskan Target Kinerja Presisi hingga Pengawasan Program Strategis Pemerintah

Polda Maluku menggelar Rapim Polri 2026 sebagai tindak lanjut arahan Presiden untuk mendukung Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026.

Tayang:
Istimewa/Humas Polda Maluku
RAPIM POLRI - Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026 dengan tema “Polda Maluku Siap Mewujudkan Capaian Kinerja Polri Presisi Guna Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026” di Aula Basudara Manise, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Rabu (18/2/2026). 

Seluruh pimpinan, mulai dari Direktur, Kapolres hingga Kapolsek, akan diberikan target capaian kinerja yang terukur, baik di bidang operasional maupun pembinaan kewilayahan.

Dukung Program Pemerintah: SPPG, Ketahanan Pangan hingga Sekolah Rakyat

Dalam Rapim tersebut, Polda Maluku juga menegaskan komitmennya mendukung berbagai program strategis pemerintah.

Salah satunya adalah program SPPG Polri. Saat ini, satu SPPG telah operasional, sementara dua lainnya segera menyusul. Polda Maluku juga akan memetakan pengembangan SPPG di wilayah terpencil.

“Kita sudah operasional satu, dan dua lagi akan menyusul. Kita juga akan petakan lagi SPPG di wilayah-wilayah terpencil,” ungkap Kapolda.

Selain itu, program ketahanan pangan dan kebersihan lingkungan yang asri juga menjadi perhatian serius. 

Polda Maluku akan mendorong gerakan kebersihan di masing-masing wilayah hukum sebagai bagian dari pendekatan preventif menjaga stabilitas sosial.

Tak hanya itu, jajaran kepolisian juga akan melakukan pengawasan terhadap program nasional seperti sekolah rakyat dan kampung nelayan merah putih.

“Dari kementerian juga menitipkan kepada kepolisian untuk pengawasan teknis. Kalau dalam proses pembangunan ada hambatan terkait kamtibmas, itu menjadi prioritas kami,” jelasnya.

Pengendalian Kriminalitas dan Perlindungan Kelompok Rentan

Di sektor penegakan hukum, pengendalian kriminalitas menjadi salah satu target utama tahun 2026. 

Fokus pengawasan meliputi konflik antar kelompok, tindak pidana kekerasan, termasuk kasus KDRT.

Perlindungan kelompok rentan seperti perempuan dan anak juga menjadi perhatian khusus.

“Kelompok rentan ini menjadi target kita di Polda Maluku,” tegas Kapolda.

Selain itu, Polda Maluku juga memprioritaskan penanganan kejahatan yang merugikan kekayaan negara, seperti korupsi, pertambangan ilegal, illegal fishing, dan illegal logging.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved