Minggu, 26 April 2026

Dukung Swasembada Pangan, Panen Raya Jagung Kuartal IV di SBT Hasilkan 8 Ton

Selama tahun 2025 luas lahan jagung yang ditanami di Kabupaten SBT mencapai 51 hektare.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Istimewa/Haliyudin Ulima
Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak bersama jajaran Polri di seluruh Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan. 
Ringkasan Berita:
  • Polres SBT bersama Dinas Pertanian menggelar panen raya jagung kuartal IV 2025 di breeding center Namatimur.
  • Panen dari lahan 2 hektare menghasilkan sekitar 8 ton jagung varietas Maxi 02, sementara total luas tanam jagung sepanjang 2025 di SBT mencapai 51 hektare.
  • Seluruh hasil panen akan disalurkan ke Perum Bulog guna memperkuat cadangan pangan nasional.

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Hasil panen jagung di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menunjukkan capaian positif pada akhir tahun 2025.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan panen raya jagung secara serentak oleh Polres Seram Bagian Timur bersama Dinas Pertanian Kabupaten SBT, yang berlangsung di breeding center Namatimur, Desa Bula Air, Kecamatan Bula, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak bersama jajaran Polri di seluruh Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

Baca juga: Disdukcapil Catat Kenaikan Jumlah Penduduk Kota Ambon Bertambah 3.637 Jiwa pada 2025

Baca juga: Disdukcapil Catat Penduduk Kota Ambon Bertambah 3.637 Jiwa pada 2025

Kapolres SBT AKBP Alhajat menjelaskan, panen raya ini merupakan hasil dari proses penanaman jagung yang dilakukan sepanjang tahun 2025.

Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara Polres SBT dan Dinas Pertanian Kabupaten SBT dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan di daerah.

“Hari ini kita melaksanakan panen jagung serentak kuartal keempat tahun 2025. Disebut tahun 2025 karena proses penanamannya memang dilakukan di tahun 2025,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, selama tahun 2025 luas lahan jagung yang ditanami di Kabupaten SBT mencapai 51 hektare. Sementara khusus panen kuartal IV, panen difokuskan pada lahan seluas 2 hektare.

“Artinya, untuk panen kuartal keempat ini kita berhasil menghasilkan sekitar 8 ton jagung. Alhamdulillah, hasilnya cukup baik,” tambahnya.

Capaian tersebut dinilai cukup menggembirakan dan menunjukkan potensi besar pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Seram Bagian Timur. 

Jagung yang dipanen merupakan varietas Maxi 02 yang dikenal memiliki produktivitas tinggi.

Selain breeding center Namatimur yang dijadikan sebagai lokasi percontohan, panen jagung juga dilakukan di sejumlah wilayah lain di Kabupaten SBT, termasuk Kecamatan Bula Barat.

“Di sini sebagai percontohan. Harapan kami, Polres bersama Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur dapat terus mendukung program swasembada pangan yang digaungkan Bapak Presiden, baik swasembada jagung maupun swasembada beras,” katanya.

AKBP Alhajat menambahkan, seluruh hasil panen jagung tersebut selanjutnya akan disalurkan ke Perum Bulog. 

Penyerapan hasil panen oleh Bulog diharapkan dapat memperkuat cadangan pangan nasional sekaligus memberikan kepastian pasar bagi para petani. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved