Jumat, 24 April 2026

Malteng Hari Ini

Penumpang Membeludak di Kapal Ferry Samandar Rute Waai- Umeputi Malteng

Armada kapal penyeberangan yang berlayar rute ini ialah Ferry Samandar dengan waktu berlayar 8 jam per harinya. 

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat/Novanda Halirat
PENUMPANG MUDIK- Potret penumpang yang berada di dalam kapal penyeberangan Ferry Samandar dengan rute Waai-Umeputi-Nailahia, yang sedang berlabuh di pelabuhan Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (22/12/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM-  Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, penumpang kapal penyeberangan tujuan Waai- Umeputi- Nailahia, ngeluh hanya punya satu armada. 

Armada kapal penyeberangan yang berlayar rute ini ialah Ferry Samandar dengan waktu berlayar 8 jam per harinya. 

Dengan kapasitas tempat duduk penumpang kapal ini hanya 70 unit. 

Padahal situasi saat ini adanya lonjakan penumpang jelang Nataru. 

Kelebihan penumpang yang melebihi kapasitas tempat duduk penumpang ini, membuat masyarakat harus menempati area tangga kapal. 

Pantuan TribunAmbon.com, Senin (22/12/2025), ratusan penumpang memenuhi area pembelian tiket di pelabuhan Waai. 

Baca juga: HUT Ke-22 SBT, Ini Pesan Wakil Gubernur Abdullah Vanath

Baca juga: Rincian APBD Kabupaten Buru 2026, Target Pendapatan Rp709,08 Miliar

Di jalur lain, ratusan roda dua dan belasan roda empat memenuhi area sekitar pelabuhan. 

Ferry Samandar yang berlayar dari Umeputi menuju pelabuhan Waai tiba pukul 08:00 WIT. 

Setibanya kapal, Anak Buah Kapal (ABK) mempersilahkan pertama naik penumpang tanpa kendaraan.

Setelah itu disusul ratusan kendaraan roda dua, dengan setiap kali pemanggilan 10 unit. 

Selanjutnya diikuti kendaraan roda empat sebanyak 14 unit terbagi untuk truk besar 2 unit dan mobil kecil 12 unit.

Banyaknya kendaraan ini menandakan banyaknya penumpang menyebabkan adanya keluhan untuk penggunaan jasa tersebut. 

Joel Latuihamallo, seorang penumpang tujuan Umeputi (Saparua), saat diwawancarai TribunAmbon.com, menyayangkan kondisi tersebut. 

Pasalnya, dirinya bersama tiga orang teman lainnya harus duduk di area tangga kapal. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved