Malteng Hari Ini
Penumpang Membeludak di Kapal Ferry Samandar Rute Waai- Umeputi Malteng
Armada kapal penyeberangan yang berlayar rute ini ialah Ferry Samandar dengan waktu berlayar 8 jam per harinya.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, penumpang kapal penyeberangan tujuan Waai- Umeputi- Nailahia, ngeluh hanya punya satu armada.
Armada kapal penyeberangan yang berlayar rute ini ialah Ferry Samandar dengan waktu berlayar 8 jam per harinya.
Dengan kapasitas tempat duduk penumpang kapal ini hanya 70 unit.
Padahal situasi saat ini adanya lonjakan penumpang jelang Nataru.
Kelebihan penumpang yang melebihi kapasitas tempat duduk penumpang ini, membuat masyarakat harus menempati area tangga kapal.
Pantuan TribunAmbon.com, Senin (22/12/2025), ratusan penumpang memenuhi area pembelian tiket di pelabuhan Waai.
Baca juga: HUT Ke-22 SBT, Ini Pesan Wakil Gubernur Abdullah Vanath
Baca juga: Rincian APBD Kabupaten Buru 2026, Target Pendapatan Rp709,08 Miliar
Di jalur lain, ratusan roda dua dan belasan roda empat memenuhi area sekitar pelabuhan.
Ferry Samandar yang berlayar dari Umeputi menuju pelabuhan Waai tiba pukul 08:00 WIT.
Setibanya kapal, Anak Buah Kapal (ABK) mempersilahkan pertama naik penumpang tanpa kendaraan.
Setelah itu disusul ratusan kendaraan roda dua, dengan setiap kali pemanggilan 10 unit.
Selanjutnya diikuti kendaraan roda empat sebanyak 14 unit terbagi untuk truk besar 2 unit dan mobil kecil 12 unit.
Banyaknya kendaraan ini menandakan banyaknya penumpang menyebabkan adanya keluhan untuk penggunaan jasa tersebut.
Joel Latuihamallo, seorang penumpang tujuan Umeputi (Saparua), saat diwawancarai TribunAmbon.com, menyayangkan kondisi tersebut.
Pasalnya, dirinya bersama tiga orang teman lainnya harus duduk di area tangga kapal.
| 20 Persen Dana BOSP Sekolah Negeri Bakal Biayai Upah PPPK PW dan Tenaga Honor Guru di Malteng |
|
|---|
| 12 Negeri Penyangga TN Manusela Kompak Tolak Tapal Batas, Desak Revisi Kawasan Adat |
|
|---|
| Soal Tapal Batas Taman Manusela, Camat Seram Utara Minta Para Raja Berjuang Bersama Masyarakat Adat |
|
|---|
| Kajari Malteng: Klarifikasi Auditor Digelar Tiga Pekan untuk Telusuri Aliran Dana Bansos |
|
|---|
| Wakili Maluku di Ajang Nasional, Atlet Pencak Silat TPSM Malteng Harap Dukungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/jhgytrdg.jpg)