Senin, 18 Mei 2026

Maluku Terkini

302 Hari, Hendrik Lewerissa Jabat Gubernur Maluku, Apa Saja Kisahnya dalam 41 Menit

Ketua DPD Partai Gerindra Maluku dua periode ini dilantik serentak oleh Presiden Prabowo Subianto (74) bersama 961 kepala daerah

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Maula Pelu
GUBERNUR - Hendrik Izaac Lewerissa, Gubernur ke-14 Provinsi Maluku. Lewerissa saat menyambut kunjungan TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Jumat (19/12/2025) 

Gubernur didampingi Plh Sekda Maluku Kasrul Selang dan seorang staf. Kasrul baru tiga pekan kembali memangku jabatan sekda. Insinyur sipil ini dinonaktifkan Gubernur Murad Ismail, 10 Desember 2021, empat tahun lalu.

Gubernur Tribun
GUBERNUR - Hendrik Izaac Lewerissa, Gubernur ke-14 Provinsi Maluku. Lewerissa saat menyambut kunjungan TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Jumat (19/12/2025)

Saat baru duduk, gubernur langsung bertanya ke sekda, “Bagaimana fit job, eselon  tadi Pak Sekda.”

Samar-samar, Kasrul menjawab ringan, “tadi saya buka, langsung ke sini.”

“Ok, terus diawasi Pak,” respon gubernur lugas.

Di awal pembicaraan, Hendrik bergidik. Smartphone hitam lipat di kantongnya, bergetar.

Sambil mengocek saku kirinya, mimik muka dan suaranya berubah.

Tegas. “Jangan nelepon langsung Dong. Cek dulu pakai WA. Nanti teleponmu, bukan di waktu tepat,” ujarnya seraya mematikan handset.

Siapa penelepon, tidak terlihat. Sepertinya orang dekat gubernur.

Hendrik bicara terstruktur soal relasi media massa dan pemerintah. 

Pilihan kata dan rangkaian kalimatnya, mengkonfirmasi dia advokat senior, sering menghadapi wartawan, dan tahu isu dan tantangan terbaru media massa.

Istilah cover both side, trial by press, perimbangan informasi baik dan inspiratif, media social hingga artificial intelligent (AI), beberapa kali dia ditegskan dalam konteks proporsional.

Dia bahkan tak segan meminta maaf, karena baru tahu TribunAmbon.com adalah “corporate associated” dari Kompas Gramedia. 

“Maaf, andai tak silaturahim kesini, saya tak tahu TribunAmbon itu bagian dari corporate  associated Kompas,” ujar mantan lawyer corporate dari Pertamina ini.

Hendrik menegakan, bukan sosok antikritik. 

Sebagai aktivis kampus, peraih beasiswa luar negeri, dan pengacara profesional, hingga politisi, dia sadar logika dan kritik adalah currency, mata uang berharga.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved