Sabtu, 25 April 2026

SBT Hari Ini

DPRD SBT Desak Pemda SBT Prioritaskan Pembangunan Jalan Banggoi Werinama dalam APBD 2026

Desakan itu disampaikan dalam rapat pembahasan KUA–PPAS bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di ruang paripurna DPRD SBT,

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Haliyudin Ulima
DPRD SBT - Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Fadli Salim Elbetan. 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Fadli Salim Elbetan, menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur daerah, khususnya akses jalan di wilayah Werina. 

Desakan itu disampaikan dalam rapat pembahasan KUA–PPAS bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di ruang paripurna DPRD SBT, Rabu (10/12/2025) malam.

Dalam forum tersebut, Fadli yang merupakan anggota DPRD dari Dapil Werinama itu menegaskan bahwa Pemerintah Daerah harus memberikan perhatian yang sama terhadap pembangunan jalan di wilayahnya, sebagaimana daerah lain yang lebih dahulu menikmati intervensi infrastruktur.

Ia menyinggung pidato Bupati SBT beberapa waktu lalu yang menyebut dua proyek besar tengah disiapkan desain tekniknya.

Yakni Jalan Banggoi - Werinama dan Jembatan Penghubung Kwamor - Pulau Seram. 

Baca juga: Masalah Kesehatan di Kepulauan Banda: Kondisi Bangunan Pustu tak Layak Hingga Terbatasnya Nakes

Baca juga: Pala Hangat, Raga Sehat: Petani Desa Seith Produksi Balsem Herbal Penghilang Lelah

Namun hingga kini, realisasi pembangunan di Werinama dinilai belum menunjukkan tanda kemajuan.

“Kalau Gorom minta jalan lingkar pulau Gorom, Bula minta SPAM dan Bendungan, maka Werinama juga harus mendapatkan perlakuan yang sama. Tolong perhatikan Jalan Banggoi - Werinama sebagai bentuk rasa keadilan,” ujarnya.

Ia menegaskan, prinsip keadilan dalam penyusunan APBD menuntut pemerintah daerah memastikan pembangunan tersebar merata dan menyentuh seluruh kawasan, termasuk wilayah yang selama ini dianggap tertinggal.

Dirinya menegaskan, bila satu periode pemerintahan berjalan tanpa ada pembenahan terhadap akses jalan utama menuju Werinama, maka hal itu akan menjadi bentuk ketidakadilan bagi masyarakat setempat.

“Kalaupun satu periode ini tidak sama sekali dibangun, maka saya katakan dengan tegas, tidak usah lagi, karena itu cuma angan-angan saya,” tegasnya.

Meski begitu, dirinya berharap pemerintah setempat dapat melihat persoalan ini secara bijaksana, sebab akses jalan merupakan kebutuhan vital yang berdampak pada perekonomian masyarakat, pelayanan publik, serta mobilitas warga.

"Semoga dengan kebijaksanaan seorang Bupati SBT, bisa melihat persoalan ini, dan saya rasa, kalaupun satu periode ini tidak sama sekali dibangun, jangan lagi," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved