Maluku Terkini
Nilai Ekspor Maluku Januari-Juli USD 28,31Juta, Hanya Bersumber dari Hasil Ikan dan Udang
Tercatat hanya bersumber dari nonmigas berupa kelompok ikan dan udang, diantaranya berupa ikan beku, ikan laut hidup, kerapu
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, mencatat nilai ekspor Maluku mencapai US$28,31 juta terhitung Januari hingga Juli 2025.
Nilai tersebut turun 16,33 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
“Nilai ekspor Maluku periode Januari hingga Juli 2025 turun 16,33 persen dibanding periode yang sama tahun 2024, yaitu dari US$33,83 juta menjadi US$28,31 juta,” ungkap Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam acara peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) per September 2025.
Menurut Pattiwaellapia, penurunan disebabkan belum adanya kegiatan ekspor migas pada periode ini.
“Selain belum ada kegiatan migas pada periode ini, disebabkan juga tidak adanya ekspor berupa kelompok lainnya,”sambungnya.
Tercatat hanya bersumber dari nonmigas berupa kelompok ikan dan udang, diantaranya berupa ikan beku, ikan laut hidup, kerapu dan udang beku.
“Kelompok ikan dan udang naik 25,39 persen dari US$22,58 juta menjadi US$28,31 juta,” sebut Kepala BPS Maluku.
Baca juga: Demo PMII Berujung Tragedi, Polisi Ungkap Kebakaran Dipicu Aksi Mahasiswa Sendiri
Baca juga: UPDATE! Jadwal KM Sirimau 7 September - 9 Oktober 2025: Terdekat Berlayar ke Agats, Timika, Dobo
Untuk ekspor jika dilihat berdasarkan negara tujuan, Tiongkok tetap merupakan negara tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar yaitu sebesar US$25,22 juta (89,08 persen), diikuti oleh Hongkong US$2,94 juta (10,38 persen).
Sementara ekspor ke kawasan luar Asia pada periode tersebut kontribusinya hanya sebesar 0,55 persen, yakni ke Amerika Serikat senilai US$0,15 juta.
“Total nilai ekspor Januari–Juli 2025 mencapai US$28,31 juta atau turun 5,53 juta (16,33 persen) dibanding periode tahun sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan oleh menurunnya nilai ekspor ke kawasan ASEAN mencapai 100,00 persen, dan ke kawasan Asia lainnya sebesar 9,65 persen. Sedangkan ekspor ke negara kawasan luar Asia mengalami kenaikan sebesar 3,70 persen pada periode Januari-Juli 2025,” tutur Pattiwaellapia.
“Hal yang berbeda bila dibandingkan dengan Juli 2024, ekspor ke negara Asia lainnya mengalami peningkatan sebesar 9.785,84 persen, dari US$0,05 juta menjadi US$5,18 juta. Ekspor Maluku bulan Juli 2025 hanya menuju ke negara Tiongkok. Selanjutnya, ekspor ke Jepang dan India, masing-masing mengalami penurunan mencapai 100,00 persen pada Juli 2025,” sambungnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Nelayan-33.jpg)