Malra Hari Ini
Gelar Aksi Damai, Pemuda Katolik Maluku Tenggara Tegaskan Tolak Aksi Anarkis
Penegasan tersebut dikemukakan usai menggelar doa bersama dan seruan damai Lima Organisasi Lintas Iman di Malra, Senin (1/9/2025
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Maluku Tenggara (Malra)
Izaak Ignatius Setitit, menegaskan menolak aksi anarkis yang terjadi di beberapa Kota besar di Indonesia.
Penegasan tersebut dikemukakan usai menggelar doa bersama dan seruan damai Lima Organisasi Lintas Iman di Malra, Senin (1/9/2025) yang dilaksanakan di Landmark Langgur.
"Ini merupakan salah satu cara yang ingin disampaikan kepada masyarakat di 10 Kabupaten Kota, seyogyanya semua tuntutan dapat disampaikan dengan bijak bukan dengan cara anarkis," ungkapnya.
Menurutnya, dalam perjalanan banyak aksi massa yang sengaja ditunggangi oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab, menyebabkan melenceng dari makna sebenarnya yang ingin disampaikan.
"Oleh karena itu, kami menghindari dan menolak segala bentuk provokasi yang nantinya berujung kepada aksi anarkis, yang merugikan masyarakat, dan merusak fasilitas umum, kami bersepakat menggelar aksi damai" tegasnya.
Baca juga: Pemda Malteng Lepas 16 Anak Wakili Maluku Tengah di Giat Wolrd Scout Jambore Perkemahan Cibubur
Baca juga: Ketua KNPI Maluku Arman Kalean Emosi Diteriaki Mata Uang Saat Demo di Mapolda, Videonya Viral
Semua aspirasi, lanjutnya dapat disampaikan secara bijaksana tanpa harus melakukan aksi demonstrasi yang berujung pengerusakan.
"Kemarin juga Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan pembatalan kenaikan tunjangan DPR, mari sikapi dengan kepala dingin. Tidak ada faedahnya turun ke jalan kemudian merusak fasilitas yang disediakan untuk kemaslahatan orang banyak," pungkasnya.
Dirinya menambahkan, situasi kondusif aman dan terkendali di daerah sebaiknya dipelihara secara bersama-sama.
"Kami meminta seluruh jajaran Pemuda Katolik di Malra tetap di dalam koridor, pelihara fanganan dan ain ni ain sesuai ciri khas orang Kei," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Demo-xr.jpg)