Tual Hari Ini
Aksi di Balai Kota Tual, Pendemo Serahkan 7 Poin Tuntutan
Massa aksi unjuk rasa dari OKP Cipayung Menggugat bersama BEM STIA Darulrachman Tual, tiba sekira pukul 12:00 WIT.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Aksi unjuk rasa di Kantor Wali kota Tual, Provinsi Maluku, berlangsung tertib dan kondusif, Selasa (2/9/2025).
Massa aksi unjuk rasa dari OKP Cipayung Menggugat bersama BEM STIA Darulrachman Tual, tiba sekira pukul 12:00 WIT.
Awalnya mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Tual dan dilanjutkan di Kantor Wali Kota Tual.
Pantauan TribunAmbon.com, massa aksi membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan, serta berorasi secara bergantian di depan gerbang Kantor Wali kota Tual.
Sementara, aparat gabungan dibantu satuan polisi pamong praja nampak memberikan pengamanan maksimal di sisi gerbang kantor Wali Kota.
Baca juga: Warga Danama SBT Ancam Demonstrasi Besar-besaran di Bula, Tolak Pelantikan Pejabat Baru
Selang penyampaian orasi, massa aksi yang terdiri dari HMI, KAMMI, IMM, dan BEM STIA Darulrachman ditemui Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, didampingi Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah diantaranya Kapolres Tual, AKBP Adrian Tuuk.
Setelah mendengar tuntutan, yang dilayangkan massa aksi, untuk dapat berdialog secara langsung, Rumra menyepakati dengan menerima langsung di ruang rapat.
Dalam aksinya mereka menyampaikan tujuh tuntutan.
Terdiri dari empat tuntunan nasional dan tiga tuntutan lokal.
"Sebagai bagian dari tuntunan Nasional kami mendesak DPRD Kota Tual agar merekomendasikan RUU perampasan aset ke DPR RI," ujar Ketua Cabang HMI Tual-Malra, Hadi Sofyen Rettob.
Baca juga: Warga Negeri Danama SBT Tolak Pj Kepala Negeri Non-Keturunan Raja
Menurutnya, tahanan massa aksi nasional harus segera dibebaskan serta usut tuntas setiap pelanggaran HAM.
"Kami meminta kepada presiden untuk segera mencopot Listyo Sigit Prabowo dari jabatan kapolri," cetusnya.
Sementara, tuntutan lokal yang dilayangkan yakni mendesak Wali kota Tual agar segera melalukan pemindahan lokasi pasar murah di wilayah pedesaan yang jauh dari akses pasar umum dan atau pulau-pulau.
"Kami juga mendesak Tual untuk mengarahkan dinas terkait agar mengevaluasi dan menertibkan pendistribusian minyak tanah, serta kelangkaan yang diduga ditimbun oleh oknum-oknum dan para agen," pintanya.
| Tak lama Lagi, Jl. Titian, Fidtaboy Kota Tual Dipasangi Lampu Penerangan |
|
|---|
| Tunggu Antrian BBM, KM Sanus 67 Diperkirakan Berangkat 2 Hari Lagi dari Pelabuhan Tual |
|
|---|
| Enbal Kei, Dari Singkong Beracun Jadi Oleh-Oleh Favorit Bernilai Ekonomi Tinggi |
|
|---|
| Sampah Menumpuk di Tual, DLH Tutup TPS Liar dan Soroti Rendahnya Kesadaran Warga |
|
|---|
| Kadis PUPR Kota Tual Pastikan Komitmen Perbaikan Jalan Raya Ngadi - Dullah Tahun Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/demo-tual-nala.jpg)