Sabtu, 11 April 2026

Pilgub Maluku

JAR Komitmen Jadikan Maluku Rumah Besar yang Sejahtera

Calon Gubernur Maluku, Jefry Apolly Rahawarin (JAR) menyatakan komitmennya siap menjadikan Maluku rumah besar yang sejahtera bagi seluruh masyarakat. 

Jenderal
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku nomor urut 1, Jeffry Apolly Rahawarin - Abdul Mukti Keliobas (JAR-AMK). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Calon Gubernur Maluku, Jefry Apolly Rahawarin (JAR) menyatakan komitmennya siap menjadikan Maluku rumah besar yang sejahtera bagi seluruh masyarakat. 

"Itu visi besar saya bersama wakil saya pak Abdul Mukti Keliobas (AMK). Saya ingin semua orang masuk ke dalam rumah besar kami,  rumah besar Maluku yang sejahtera," kata JAR, Minggu (17/11/2024). 

JAR menegaskan, sejahtera tidak hanya tentang kemakmuran ekonomi, tetapi juga mencakup kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dan lainnya. 

"Dan itu telah saya siapkan dalam visi misi dan program unggulan kami untuk ditindaklanjuti jika diberi amanah oleh rakyat untuk memimpin provinsi ini," ujarnya.

Dikatakan, jika berbicara soal kedekatan, jaringan, dan mampu mendatangkan anggaran dari pusat.

Hal itu sudah terus dilalui selama ia menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP. 

"Soal jaringan di pusat, saya ada di dalam jaringan itu," akuinya.

Sebagai contoh, lanjutnya, Gubernur Maluku saat itu, Murad Ismail pernah mengajukan dua anggaran program ke Kemendagri. 

Namun anggaran ini bisa keluar jika telah didisposisi oleh Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP. 

"Ada satu yang direalisasi. Tapi satunya lagi tidak karena saya minta pak Murad hadir untuk memaparkan rencananya itu tapi karena beliau absen makanya anggarannya dikunci. Makanya kalau orang bicara jaringan, saya ada didalamnya," jelasnya.

JAR juga mengaku akan membuat industrialisasi atau hilirisasi rumput laut di Kabupaten Buru. 

Ini agar supaya hasil panen rumput laut warga tidak lagi dibeli dengan harga yang murah. 

"Pernah ada kapal-kapal dari Makassar datang dan membeli rumput laut warga dengan harga yang cukup murah. Tapi kalau sudah ada industrialisasi rumput laut di Buru dan Maluku umumnya, harga rumput laut bisa diambil dengan harga yang layak," sebutnya.

Pada prinsipnya, paslon dengan jargon "Beta Janji Beta Jaga" itu berkomitmen Maluku menjadi rumah besar yang tidak hanya nyaman untuk ditinggali, tetapi juga menjadi tempat yang menjanjikan bagi generasi mendatang.

"Kita akan membuat perubahan di Maluku, agar negeri para raja ini tidak lagi tertinggal dalam perjalanan menuju kesejahteraan," kuncinya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved