Ambon Hari Ini
Korban Pengeroyokan Terbaring di RS Hative Passo, Pelaku Bebas Berkeliaran
Dirinya telah menjalani perawatan medis sejak Sabtu (2/11/2024) lantaran dikeroyok oleh terduga pelaku Rein Thenu dan Gilbert Wattimena.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Korban pengeroyokan, Benjamin Tuwatanassy (21) hingga kini masih terbaring lemah di Rumah Sakit Hative Passo, Rabu (6/11/2024)
Dirinya telah menjalani perawatan medis sejak Sabtu (2/11/2024) lantaran dikeroyok oleh terduga pelaku Rein Thenu dan Gilbert Wattimena.
Akibatnya korban mengalami sejumlah luka dan memar di bagian wajah, leher dan kepala.
Bahkan hari pertama pasca kejadian korban tak bisa makan gegara bengkak luka sobek di bagian dagu dan mulut.
"Iya masih sakit sekali," kata korban saat ditemui TribunAmbon.com, Rabu (6/11/2024).
Sementara kedua terduga pelaku hingga kini masih bebas berkeliaran.
Baca juga: Pelaku Pengeroyokan di Ambon Tolak Ganti Rugi, Keluarga Korban: Diduga Ada Intervensi Oknum Brimob
Baca juga: Lagi, Sampah Menggunung Hingga Empat Meter di Gedung Pasar Mardika - Ambon
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janet Luhukay mengungkapkan sebelumnya sudah ada kesepakatan damai.
Tetapi karena ada poin yang tidak dipenuhi pelaku dan korban merasa keberatan sehingga mereka melanjutkan proses hukum.
Ditegaskan kepolisian akan memproses tuntas kasus tersebut tanpa memandang bulu.
Namun, kepolisian belum bisa mengambil keterangan korban lantaran masih menjalani perawatan di Rumah Sakit.
"Saat ini korban belum bisa kita minta keterangan karena masih dirumah sakit, nanti setelah pemeriksaan korban dan saksi serta adanya dua alat bukti baru kita lakukan penahanan pelaku," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Salah seorang pemuda Negeri Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon, Benjamin Tuwatanassy (21) kini terbaring lemah di Rumah Sakit Hative Passo, Rabu (6/11/2024).
Saat ditemui TribunAmbon.com, korban Benjamin Tuwatanassy (21) mengungkapkan peristiwa pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIT pada Sabtu (2/11/2024).
Korban saat itu menegur salah seorang anak berinisial SA (14) yang kedapatan merokok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Korban-Brimob.jpg)