Selasa, 7 April 2026

Pilkada 2024

MTH Rayu Rekomendasi PDIP Malra, EUS: Saya Kader Murni

Mengingat ada kader PDIP murni, Eusebius Utha Safsafubun (EUS) yang maju dalam kontestasi pilkada Malra, bukan dengan kapasitas balon wakil bupati, na

Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Adjeng Hatalea
Istimewa
Dua rival politik di Pilkada Malra 2018 kembali bertarung di 2024. Muhamad Thaher Hanubun vs Eusebius Utha Safsafubun. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Petahana Muhamad Thaher Hanubun, secara terang-terangan meminta agar salah satu kader PDIP turut mendampingi dalam kontestasi Pilkada 2024.

Hal tersebut, dikemukakan mantan Bupati Maluku Tenggara (Malra) itu beberapa waktu lalu saat mengembalikan berkas pendaftaran ke tim penjaringan dan penyaringan balon bupati dan wakil bupati di sekretariat PDIP setempat.

Namun, sebagai partai besar yang menguasai percaturan politik selama 10 tahun berturut-turut, tentunya PDIP bersikeras menolak berada di posisi kedua, apalagi untuk kandidat yang berstatus orang luar partai.

Mengingat ada kader PDIP murni, Eusebius Utha Safsafubun (EUS) yang maju dalam kontestasi pilkada Malra, bukan dengan kapasitas balon wakil bupati, namun bakal calon Bupati Malra.

Baca juga: Ambil Formulir Balon Bupati Malra, EUS Bilang Naksir Kader PKS

"Saya kader murni, kalau ada orang luar yang mendaftar bisa optimis mendapatkan rekomendasi, maka saya kader yang telah 28 tahun mengabdi di daerah ini dari PDIP, saya pasti lebih optimis," ucap EUS, Minggu (5/5/2024).

Menurutnya, partai pasti punya catatan terhadap kinerja kader selama ini, juga situasi politik menjadi pertimbangan.

"Situasi politik nasional dan daerah juga mempengaruhi keputusan partai dengan kondisi dihianati dan terhianati," cetusnya.

Dikatakan, tentunya euforia di dalam PDIP sendiri lebih condong kepada kader, karena ini partai yang rasional, selama kader itu potensial.

"Dia tidak akan memberikan dukungan terhadap legitimasi popularitas dan elektabilitas kandidat yang terlampaui rendah dan kapasitas kemampuan yang akan diuji soal tata kelola pemerintahan," bebernya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved