Kamis, 14 Mei 2026

SBT Hari Ini

Groundbreaking Jembatan Garuda Desa Engglas, Ini Pesan Dandim 1502/Masohi

Dandim juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar hingga selesai.

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
JEMBATAN - Personel TNI bersama aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat mengikuti prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda di Desa Administratif Engglas, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Rabu (1/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Administratif Engglas, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), resmi dimulai dengan kegiatan groundbreaking pada Rabu (1/4/2026).
  • Kegiatan ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
  • Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Zoom bersama Kodam XV/Pattimura, dilanjutkan dengan prosesi groundbreaking secara simbolis dan serentak.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Administratif Engglas, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), resmi dimulai dengan kegiatan groundbreaking pada Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Zoom bersama Kodam XV/Pattimura, dilanjutkan dengan prosesi groundbreaking secara simbolis dan serentak.

Dalam sambutannya, Dandim 1502/Masohi Letkol Inf. Adi Eka Jaya Saputra menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pembangunan jembatan tersebut.

“Sebagai Komandan Kodim 1502/Masohi, saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pembangunan ini. TNI AD melalui satuan kewilayahan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan semangat gotong royong masyarakat.

“Kami meyakini bahwa pembangunan jembatan ini bukan hanya simbol kemajuan fisik, tetapi juga simbol persatuan dan komitmen bersama dalam membangun daerah,” tambahnya.

Baca juga: Dalam 30 Menit, 215 Pengendara Motor Tak Pakai Helm dan Lawan Arus di Jalan Jenderal Sudirman

Baca juga: Audit BPK Bongkar Rp. 68,5 Miliar Dana Hibah Malteng Belum Ada Laporan Pertanggungjawaban

Dandim juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar hingga selesai.

Sementara itu, Kepala Desa Engglas Jumadi Maba menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari jajaran TNI, khususnya Kodim 1502/Masohi.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda memiliki arti penting bagi masyarakat desa karena akan mempermudah akses transportasi serta menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Pembangunan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung penuh proses pembangunan agar berjalan aman dan lancar.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved