Selasa, 5 Mei 2026

SBT Hari Ini

Setahun Kepemimpinan, Pemkab SBT Buka Ruang Kritik Lewat Forum Refleksi

Ia menegaskan kegiatan tersebut untuk menyerap kritik dan masukan masyarakat secara langsung, bukan agenda seremonial semata.

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Istimewa
PEMKAB SBT - Bupati Fachri Husni Alkatiri saat kegiatan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinannya bersama Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena, Jumat (20/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) membuka ruang kritik publik melalui kegiatan Refleksi Satu Tahun Penyelenggaraan Pemerintahan periode 2025–2030.
  • Forum tersebut sebagai bentuk evaluasi terbuka atas kinerja pemerintahan Fachri Husni Alkatiri dan Wakilnya Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena di tahun pertama ini, Jumat (20/2/2026).
  • Ia menegaskan kegiatan tersebut untuk menyerap kritik dan masukan masyarakat secara langsung, bukan agenda seremonial semata.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) membuka ruang kritik publik melalui kegiatan Refleksi Satu Tahun Penyelenggaraan Pemerintahan periode 2025–2030.

Forum tersebut sebagai bentuk evaluasi terbuka atas kinerja pemerintahan Fachri Husni Alkatiri dan Wakilnya Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena di tahun pertama ini, Jumat (20/2/2026).

“Refleksi pemerintahan adalah proses evaluasi kritis atas kinerja, kebijakan, dan tindakan pemerintah. Alhamdulillah, tepat 360 hari atau 12 bulan ini merupakan tarikan napas pertama di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Ketua Panitia Kegiatan, Sidik Rumalowak.

Ia menegaskan kegiatan tersebut untuk menyerap kritik dan masukan masyarakat secara langsung, bukan agenda seremonial semata.

“Refleksi ini bukan personal branding atau pencitraan, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral atas amanah rakyat. Refleksi ini juga dijadikan sarana menerima saran dan pendapat konstruktif dari semua pihak,” katanya.

Baca juga: Tingkatkan Pelaku UMKM, Bantuan 41 Booth Telah di Salurkan di Tiga RTP di Kota Ambon 

Baca juga: Awal Tahun 2026, Hanya Setengah dari 40 Aleg Malteng Aktif Berkantor

Panitia mengemas kegiatan dalam format open mic dan dialog virtual dengan masyarakat di 16 kecamatan.

Selain membuka ruang kritik, panitia juga membeberkan tujuan utama pelaksanaan refleksi tersebut sebagai landasan evaluasi serta memetakan capaian dan kekurangan selama setahun kepemimpinan.

“Tujuan kegiatan ini adalah mengevaluasi kinerja dan dampak kebijakan pemerintah,” ujarnya. Kami ingin mengidentifikasi kekurangan dan keberhasilan selama satu tahun,” katanya.

Selain itu, hasil refleksi diharapkan menjadi pijakan perbaikan kebijakan ke depan dalam merespon keluhan masyarakat di Kabupaten SBT. 

Kegiatan refleksi juga dirangkaikan dengan konsep Kampung Ramadhan sebagai yang berlangsung sejak 20 Februari hingga akhir Ramadhan di Pantai Wailola.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved