SBT Hari Ini
Naketrans SBT Pastikan Pemerintah Tak Diam soal Video Viral TKI Suriyani Sula, di Libya
Disnakertrans SBT menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat menindaklanjuti video viral Suriyani Sula yang dilaporkan bekerja di Libya.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Disnakertrans SBT menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat menindaklanjuti video viral Suriyani Sula yang dilaporkan bekerja di Libya.
- Pemda SBT mengklaim telah berkomunikasi langsung dengan Suriyani dan menyebut kondisinya saat ini dalam keadaan bekerja.
- Meski demikian, pemerintah daerah memastikan pemantauan dan komunikasi terus dilakukan terkait perkembangan kondisi Suriyani.
Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menyikapi video viral yang menampilkan Suriyani Sula, warga asal SBT yang dilaporkan bekerja di Libya sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Kepala Disnakertrans SBT, Mochtar Rumadan, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat sesaat setelah video tersebut beredar luas di media sosial.
“Sejak awal, sekitar tiga sampai lima menit setelah video itu viral, kami langsung diperintahkan Pak Bupati untuk menelusuri seluruh informasi dan berkoordinasi dengan semua pihak,” ujar Mochtar, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Tim Cyber Polda Maluku Bergerak Usut Penyebaran Konten Asusila GEGP
Baca juga: Kontrak Tak Dipegang hingga Dapat Tekanan, Pekerja PT. ASN Minta Kepastian Kerja
Menurutnya, langkah cepat tersebut dilakukan agar pemerintah daerah memperoleh informasi yang akurat dan tidak bersandar pada asumsi yang berkembang di publik.
“Tujuannya supaya kami mendapatkan informasi secara detail terkait permasalahan ini,” jelasnya.
Dari hasil penelusuran dan koordinasi, Disnakertrans SBT mengklaim telah berhasil menjalin komunikasi langsung dengan Suriyani Sula di Libya.
“Alhamdulillah, sampai tadi malam kami berhasil menghubungi Suriyani di Libya dan terus berkomunikasi aktif untuk mengetahui perkembangan kondisi terakhirnya,” ungkapnya.
Mochtar menambahkan, hasil komunikasi tersebut sekaligus meluruskan sejumlah dugaan yang berkembang akibat video viral tersebut.
“Yang bersangkutan menyampaikan bahwa saat ini dia sedang bekerja. Artinya, dugaan bahwa kondisinya tidak baik tidak sepenuhnya benar,” tegasnya.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan secara berkala serta menjaga komunikasi dengan Suriyani Sula.
“Kami akan terus berkoordinasi dan memantau perkembangan yang bersangkutan agar kondisi terkininya tetap terupdate,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menimpa seorang perempuan asal Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, bernama Suriyani Sula.
Kasus tersebut mencuat setelah video yang memperlihatkan Suriyani diduga menjadi korban TPPO viral di media sosial.
Dalam informasi yang beredar, Suriyani dilaporkan berada di Libya setelah sebelumnya diberangkatkan ke Turki melalui jalur yang diduga tidak resmi. (*)
| Olimpiade Bintang Sekolah 2026, Bupati Fachri: Kalahkan Rasa Takut, Itu Kemenangan Sejati |
|
|---|
| Peserta Melonjak Tajam, Olimpiade Bintang Sekolah SBT Diikuti 633 Siswa dari 61 Sekolah |
|
|---|
| Baru Berjalan 30 Menit, Puluhan Interupsi Dilayangkan Peserta Musda ke-X Golkar Malteng |
|
|---|
| Steering Committee Soroti Dugaan Intervensi di Musda Golkar SBT, Akui Sering Diintimidasi |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rp20 Juta Ditolak Kades, Warga Negeri Hote Terancam Gagal Dapat Program Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Naktertrasn-SBT-1.jpg)