SBT Hari Ini
Semburan Gas PT. Karlez di Desa Fattolo Berhasil Dinetralkan, Warga Tetap Waspada
Gas yang keluar dari titik semburan telah dialihkan ke tangki penampungan sehingga tidak berdampak langsung ke permukiman warga.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Semburan gas di Desa Fattolo, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) berhasil dinetralkan.
- Petugas dari titik semburan dialirkan ke tangki penampungan sehingga tidak berdampak langsung ke permukiman warga.
- Meski begitu, aktivitas warga masih dibatasi.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Semburan gas di Desa Fattolo, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dilaporkan berhasil dinetralkan.
Hingga Jumat (23/1/2026) siang, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali, meski warga diminta tetap waspada.
Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 11.10 WIT, semburan gas yang sebelumnya menimbulkan kepanikan warga kini tidak lagi aktif.
Gas yang keluar dari titik semburan telah dialihkan ke tangki penampungan sehingga tidak berdampak langsung ke permukiman warga.
Penanganan awal dilakukan oleh warga setempat bersama para pekerja PT Kalrez Petroleum Limited.
Dengan pengalaman teknis yang dimiliki, mereka berinisiatif membantu proses penetralisiran semburan gas sebelum dilakukan pemantauan lanjutan oleh aparat terkait.
“Untuk situasi di TKP semburan gas sudah dinetralisir. Semburan gas juga sudah dialihkan ke tangki, sehingga kondisi saat ini relatif aman,” ujar Bapak Wahyu, Depertemen Produksi PT. Karles. Wahyu.
Baca juga: Prihatin Dengan Indeks Pelayanan Publik di Malteng, Aktivis Sampaikan Mosi Tidak Percaya
Baca juga: Semburan Gas PT Kalrez Kembali Terjadi, Warga Desa Fattolo Bula Panik dan Mengungsi
Meski demikian, aktivitas di sekitar titik semburan masih dibatasi.
Sejumlah warga memilih tetap berjaga dan memantau kondisi lingkungan sekitar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebocoran susulan.
Aparat TNI-Polri bersama Pemerintah Kecamatan Bula turut berada di lokasi guna memastikan kondisi keamanan dan memberikan imbauan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada terhadap perkembangan situasi di lapangan,” ujar Fitria Kilbaren selaku Camat Bula.
Hingga berita ini diturunkan, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat semburan gas tersebut.
Aparat dan pemerintah setempat memastikan akan terus melakukan pemantauan dan segera menyampaikan informasi kepada masyarakat jika terdapat perkembangan lanjutan.
Diberikan sebelumnya, kebocoran gas kembali terjadi di sumur milik PT Kalrez Petroleum Seram Limited yang berlokasi di Kampung Densel, Desa Fattolo, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kamis (22/1/2026) malam.
Sumber gas tersebut berasal dari satu unit mesin penggerak untuk sistem pengairan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIT dan mengakibatkan kepanikan warga yang bermukim di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/KARLEZ-KUDAA.jpg)