SBT Hari Ini
Program MBG Resmi Diluncurkan di SBT, Wakil Bupati Tekankan Investasi Gizi Anak Sejak Dini
Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bula–Limumir–Wailola tersebut dipusatkan di SD Negeri 6 Bula, Desa Bula, Kecamatan Bula.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kabupaten Seram Bagian Timur dan dipusatkan di SD Negeri 6 Bula, Kecamatan Bula.
- Wakil Bupati SBT menegaskan MBG sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan kecerdasan anak sejak usia dini.
- Program ini diharapkan berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, serta didukung sinergi pemerintah, pendidik, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Senin (12/1/2026).
Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bula–Limumir–Wailola tersebut dipusatkan di SD Negeri 6 Bula, Desa Bula, Kecamatan Bula.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Kasih Setia Jaya itu, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati SBT, Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal di Kabupaten SBT.
Baca juga: 25 Tahun jadi Pelatih Profesional, Halid Latuamury Perkuat Pembinaan Sepak Bola di Maluku Tengah
Baca juga: Kasus Dugaan Penipuan Rp. 5 Miliar Dilaporkan ke Polda Maluku, Belum Ada Titik Terang
Dalam sambutannya, Miftah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Asupan gizi yang cukup dan seimbang merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Program MBG ini bukan sekadar pemberian makanan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Ia mengakui, tantangan kesehatan dan gizi anak di Kabupaten SBT masih membutuhkan perhatian serius.
Karena itu, kehadiran program MBG diharapkan mampu menjadi solusi nyata yang berdampak langsung bagi anak-anak usia sekolah.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mendukung program ini. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, pendidik, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan,” lanjutnya.
Dirinya berpesan agar pelaksanaan MBG dilakukan secara berkelanjutan, tepat sasaran, serta mengedepankan standar kebersihan dan mutu gizi.
“Pengelolaan program harus transparan dan bertanggung jawab, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak kita,” tegasnya.
Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati secara resmi membuka program tersebut dan dilanjutkan dengan pembagian kepada para siswa-siswi.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan salah satu dapur MBG yang berlokasi di Desa Wailola, Kecamatan Bula, guna memastikan kesiapan sarana dan proses penyediaan makanan bergizi.(*)
| Angkat Identitas Daerah, PDI Perjuangan SBT Dorong Makanan Khas Sagu Dipatenkan |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, PDI Perjuangan SBT Dorong Hilirisasi Sagu Lewat Lomba Gulung Pepeda |
|
|---|
| SBT Dapat 200 Unit BSPS, Pemda Diminta Aktif Usulkan Data Warga |
|
|---|
| Program BSPS di Negeri Hote SBT Ditolak Kades, Tim Pendamping Pilih Alihkan ke Desa Lain |
|
|---|
| Efisiensi Rp117 Miliar, Bupati SBT Akui Banyak Program Pembangunan Tertunda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/wabup-mbg.jpg)