Minggu, 26 April 2026

SBT Hari Ini

Berlubang dan Tergenang Air, Jalan di Jantung Kota Bula Dikeluhkan Warga

Pantauan TribunAmbon.com rabu siang, tampak lubang cukup besar menganga di badan jalan dan dipenuhi genangan air. 

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
JALAN RUSAK - Jalan berlubang di Perempatan Masjid Raya Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas, Rabu (7/1/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Jalan berlubang di Perempatan Masjid Raya Kota Bula, Kabupaten SBT, menjadi sorotan warga karena berada di pusat ibu kota dan kerap dilalui kendaraan setiap hari.
  • Lubang besar yang dipenuhi genangan air menyulitkan pengendara memperkirakan kedalaman, terutama saat hujan dan malam hari, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
  • Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen atau setidaknya memasang tanda peringatan sementara demi keselamatan pengguna jalan.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Jalan berlubang di Perempatan Masjid Raya Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menjadi sorotan warga. 

Pasalnya, kerusakan tersebut berada di jantung ibu kota kabupaten dan kerap dilalui kendaraan setiap hari, 

Pantauan TribunAmbon.com Rabu (7/1/2026) siang, tampak lubang cukup besar menganga di badan jalan dan dipenuhi genangan air. 

Baca juga: Puluhan Pemuda Demo Kejati Maluku, Soroti Dugaan Jaksa Terima Suap dalam Kasus Petrus Fatlolon

Baca juga: Bupati Malteng Pastikan Rekonsiliasi Konflik di Negeri Liang Berjalan Lancar

Kondisi ini membuat pengendara sulit memperkirakan kedalaman lubang, terutama saat hujan turun.

Perempatan Masjid Raya Kota Bula dikenal sebagai titik strategis pergerakan masyarakat.

Selain berada di pusat kota, kawasan ini juga menjadi akses menuju pertokoan, perkantoran, serta permukiman warga.

Setiap hari, kendaraan roda dua dan roda empat harus melambat bahkan menghindar demi menghindari lubang di tengah jalan.

“Kalau tidak hafal jalan, pasti kena. Apalagi malam hari, lubangnya sama sekali tidak kelihatan,” ujar Bapak Ardiman, salah satu pengendara motor, kepada TribunAmbon.com.

Menurutnya, kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung cukup lama namun belum juga diperbaiki. 

Pihaknya menilai lambannya penanganan sangat disayangkan mengingat lokasi tersebut berada di pusat aktivitas masyarakat.

“Ini kan jalan utama dan dekat Masjid Raya. Harusnya cepat ditangani, jangan tunggu ada korban dulu,” sesalnya.

Selain membahayakan keselamatan, lubang jalan tersebut juga dikhawatirkan menyebabkan kerusakan kendaraan. 

Beberapa pengendara mengaku ban dan velg motor rawan rusak jika terperosok ke dalam lubang.

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved