SBT Hari Ini
Data EMIS Bermasalah, Guru di SBT Palang Sekolah Desak Kemenag Bertindak
Suliin Kerderak, guru Tsanawiyah Nahdlatul Ulama Kecamatan Kilmury, memalang sekolah tempat ia bekerja karena Data EMIS Bermasalah
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Kisruh data guru dalam sistem EMIS kembali terjadi di Kabupaten SBT.
- Protes, Guru MTs NU Kamar, Suliin Kerderak.melakukan pemalangan sekolah.
- Suliin menuntut Kemenag SBT segera memperbaiki data dan memperkuat pengawasan terhadap validasi data guru.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kisruh data guru dalam sistem Education Management Information System (EMIS) kembali mencuat di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Kali ini, persoalan administrasi itu berujung pada aksi pemalangan sekolah oleh seorang guru madrasah.
Suliin Kerderak, guru biologi di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) Kamar, Kecamatan Kilmury, yang memalang sekolah tempatnya mengabdi sejak 2015.
"Perlu saya sampaikan kepada Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur untuk menyoroti palang yang ada di MTs Nahdlatul Ulama Kamar," ujar Suliin melalui rekaman video yang diterima TribunAmbon.com, Senin (3/11/2025).
Baca juga: Perpustakaan Air Nanang Dorong Transformasi Gerakan Literasi di SBT
Baca juga: Dorong Pertumbuhan Industri, PLN UP3 Ternate Tingkatkan Daya Listrik PT Alfa Adiel
Ia geram karena data kepegawaiannya di EMIS tidak linear dengan kualifikasi akademiknya, meski sudah 10 tahun mengajar tanpa jeda.
“Saya sudah mengabdi sejak 2015, tapi data saya semester ini tidak linear karena kelalaian operator dan kepala sekolah,” lanjutnya.
Suliin menyebut, ketidakcocokan data itu membuat statusnya sebagai tenaga pendidik terhambat dalam berbagai urusan administrasi, termasuk pemutakhiran data kepegawaian.
Ia menuding lemahnya koordinasi antara pihak madrasah dan operator menjadi penyebab utama.
"Saya minta operator yang benar-benar tahu kondisi guru di sini. Kalau perlu, pegawai dari Kemenag Seram Bagian Timur datang langsung menyelesaikan masalah ini," tegasnya.
Aksi pemalangan yang dilakukan di pintu utama MTs NU Kamar itu disebut akan terus berlanjut hingga pihak Kemenag memperbaiki datanya di sistem EMIS.
“Kalau data saya sudah linear, palang akan saya cabut,” katanya.
Kejadian ini menyoroti persoalan klasik yang kerap terjadi di lingkungan madrasah, terutama terkait minimnya pengawasan terhadap validasi data guru honorer di EMIS.(*)
| Sambut Laga Kontra Curacao, Fans Jerman di SBT Gelar Konvoi Keliling Kota Bula |
|
|---|
| Akses Masyarakat Kepulauan di SBT Jadi Perhatian, DPRD Dorong Pembangunan Tiga Pelabuhan Strategis |
|
|---|
| Armada Damkar di SBT Terbatas, DPRD Dorong Pemda Usulkan Penambahan Unit |
|
|---|
| Warga Kerap Terisolasi Saat Banjir, Husein Rumadan Minta Jembatan Wai Bobot Segera Dibangun |
|
|---|
| Gaji ke-13 ASN SBT Mundur ke Juli, Pemkab Beberkan Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/palang-sekolah-eg.jpg)