Sabtu, 18 April 2026

Kasus Gizi Buruk

Dua Balita SBT Krisis Gizi, Berat Dibawah Normal, RSUD Bula Telusuri Penyebabnya

Dua balita di RSUD Bula mengalami gizi buruk dengan berat badan sangat rendah, masing-masing 8 kg dan 6 kg.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Haliyudin Ulima
GIZI BURUK - Ibu dari Nadia Voth (3,7) penderita gizi buruk, saat menyaksikan anaknya terbaring di RSUD Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Jumat (17/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dua balita di RSUD Bula mengalami gizi buruk dengan berat badan sangat rendah, masing-masing 8 kg dan 6 kg.
  • Tim medis masih mengevaluasi penyebab, apakah karena penyakit penyerta atau murni kekurangan asupan gizi.
  • Salah satu orang tua mengaku kaget karena berat badan anak turun drastis, kini masih menjalani perawatan intensif dengan bantuan selang.

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kondisi memprihatinkan dialami dua balita yang dirawat di RSUD Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Jumat (17/4/2026).

Salah satu pasien, Nadia Voth yang berusia 3 tahun 7 bulan, tercatat hanya memiliki berat badan 8 kilogram saat pertama kali masuk rumah sakit.

Sementara pasien lainnya, Nazeil yang berusia sekitar 1 tahun 9 bulan, memiliki berat badan hanya 6 kilogram.

Baca juga: Datang Berobat Batuk dan Diare, Dua Balita di SBT Ternyata Alami Gizi Buruk

Baca juga: Ini Kronologi Ethen Depay Ditabrak Lionel Messi di Ambon, Polisi Ungkap Detail Kejadian

Direktur RSUD Bula, dr. Deny Suryana mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan adanya kekurangan gizi yang cukup serius.

“Memang ada kekurangan berat badan yang signifikan pada kedua pasien,” ujarnya.

Saat ini, tim medis masih melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab utama kondisi tersebut.

“Apakah ada penyakit penyerta atau memang murni karena kekurangan asupan gizi, ini masih kita kaji,” jelasnya.

Di sisi lain, ibu dari balita penderita gizi buruk, Nadia Voth, mengaku kaget dengan kondisi anaknya yang mengalami penurunan berat badan drastis.

Ia menyebut, sebelumnya berat badan Nadia sempat berada di angka 11 kilogram. 

Namun saat diperiksa di RSUD Bula, beratnya hanya tersisa 8 kilogram.

Menurut sang ibu, Nadia sempat mengalami muntah-muntah sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

“Awalnya hari Minggu dia muntah-muntah, terus langsung dibawa ke sini,” katanya.

Saat ini, Nadia belum bisa makan secara normal dan masih mendapatkan asupan melalui selang.

“Sekarang dia belum makan, jadi masih pakai selang untuk minum susu,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, anaknya sempat memiliki riwayat sakit saat masih bayi, namun kondisi berat badannya sebelumnya relatif stabil.

Kini, ia berharap kondisi anaknya segera membaik setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bula.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved