Maluku Terkini
Data BPS: Barang Angkutan dan Bongkar di Maluku Meningkat Februari 2026
Kunjungan kapal pada Februari 2026 tercatat sebesar 830 unit atau mengalami penurunan sekitar 16,58 persen dibanding bulan sebelumnya.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Adapun penurunan jumlah penumpang berangkat terjadi pada seluruh pelabuhan pengumpul dengan penurunan tertinggi terjadi pada Pelabuhan Amahai sebesar 51,51 persen
Selanjutnya, jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat pada Februari 2026 melalui pelabuhan
utama yaitu Yos Sudarso sebanyak 37.378 orang atau mengalami penurunan sekitar 33,24 persen dibanding bulan sebelumnya.
Selanjutnya, jumlah penumpang pada 7 pelabuhan pengumpul sebanyak 35.293 orang. Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 32,86 persen dibanding bulan sebelumnya.
“Jika dibanding Februari 2025, keberangkatan jumlah penumpang di Provinsi Maluku mengalami peningkatan sekitar 6,73 persen dari total penumpang 68.091 orang pada Februari 2025. Peningkatan jumlah penumpang berangkat terjadi di pelabuhan utama Yos Sudarso sebesar 37,15 persen dan beberapa pelabuhan pengumpul kecuali Pelabuhan Amahai, Pelabuhan Tulehu dan Pelabuhan Tual. Adapun, peningkatan jumlah penumpang berangkat terbesar terjadi di Pelabuhan Bula sebesar 52,32 persen dari total penumpang 409 orang pada Februari 2025,” sambungannya.
Untuk jumlah barang yang diangkut pada pelabuhan utama maupun pelabuhan pengumpul mengalami penurunan sekitar 0,61 persen dari 92,54 ribu ton pada Januari 2026 menjadi 91,98 ribu ton pada Februari 2026.
Penurunan jumlah barang angkut terjadi pada sebagian pelabuhan pengumpul yaitu Pelabuhan Dobo sebesar 84,86 persen, Pelabuhan Bula sebesar 84,59 persen dan Pelabuhan Amahai sebesar 25,42 persen.
Adapun peningkatan muat barang terbesar terjadi pada Pelabuhan Saumlaki dengan kenaikan sebesar 271,30 persen atau 4,41 ribu ton pada Februari 2026.
Jumlah barang yang diangkut melalui pelabuhan utama pada Februari 2026 sebanyak 29,34 ribu ton atau naik sekitar 25,96 persen dibanding bulan sebelumnya.
Selanjutnya jumlah barang yang diangkut melalui 7 pelabuhan pengumpul pada Februari 2026 sebanyak 62,64 ribu ton. Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 9,55 persen dibanding bulan sebelumnya.
Terakhir jumlah barang yang dibongkar secara total pada Februari 2026 mengalami peningkatan sekitar 18,26 persen dari 167,47 ribu ton menjadi 198,05 ribu ton.
Peningkatan jumlah barang yang dibongkar terjadi pada sebagian pelabuhan pengumpul yang diamati kecuali Pelabuhan Bula yang mengalami penurunan sebesar 55,71 persen dan Pelabuhan Dobo yang mengalami penurunan sebesar 40,38 persen.
Sementara itu, pelabuhan yang mengalami peningkatan jumlah barang bongkar terbesar terjadi di Pelabuhan Saumlaki sekitar 59,27 persen atau sebanyak 7,75 ribu ton pada Februari 2026.
Jumlah barang angkutan laut yang dibongkar melalui pelabuhan utama pada Februari 2026 mencapai 72,09 ribu ton atau mengalami peningkatan sekitar 3,09 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 69,92 ribu ton.
Sementara itu, jumlah barang yang dibongkar melalui 7 pelabuhan pengumpul pada Februari 2026 sebesar 125,96 ribu ton. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 29,13 persen dibanding bulan Januari 2026. (*)
| Terkuak Modus! Bendahara Kejari SBT Akui Gelapkan Dana Kantor Rp. 700an Juta Tuk Kepentingan Pribadi |
|
|---|
| Kejari SBB Naikan Kasus Dugaan Korupsi SPPD Fiktif di DPRD SBB ke Tahap Penyidikan, Bukti Dikantongi |
|
|---|
| Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Maluku: Hoaks dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman Persatuan Bangsa |
|
|---|
| Ricuh di SBB, Ketua IPPTAS Minta Masyarakat Percayakan Proses Hukum kepada Kepolisian |
|
|---|
| Kejati Koordinasi dengan Polda Maluku, Usut Dugaan Korupsi Rp. 6,7 Miliar Proyek SMA N 29 SBB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Sabuk-nusantara-34-kidz.jpg)