Jumat, 10 April 2026

Ambon Hari Ini

Sampah Menumpuk di Kawasan Gunung Malintang, Warga Protes dan Blokade Jalan

Aksi ini dilakukan sejak satu jam yang lalu ini menyoal tumpukan sampah di badan jalan yang sudah menjadi keresahan warga. 

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat/Novanda Halirat
TUMPUKAN SAMPAH- Tampak tumpukan sampah di kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (4/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Masyarakat RT 04/RW 20 kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, menggelar aksi pemalangan jalan. 
  • Aksi ini dilakukan sejak satu jam yang lalu ini menyoal tumpukan sampah di badan jalan yang sudah menjadi keresahan warga. 
  • Akibatnya pengendara roda dua maupun roda empat tidak melewati ruas jalan ini dan harus memutar balik arah. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Masyarakat RT 04/RW 20 kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, menggelar aksi pemalangan jalan. 

Aksi ini dilakukan sejak satu jam yang lalu ini menyoal tumpukan sampah di badan jalan yang sudah menjadi keresahan warga. 

Akibatnya pengendara roda dua maupun roda empat tidak melewati ruas jalan ini dan harus memutar balik arah. 

Baca juga: Harga ikan di Pasar Maren Tual Variatif, Momar Rp20 ribu per 4 Ekor

Baca juga: 10 Tahun Jembatan Merah Putih, Simbol Kemajuan yang Tak Pernah Sepi Cerita


Pantauan Tribun Ambon.com, Sabtu (4/4/2026) siang, terlihat sebagian warga berdiri di sekitar area tumpukan sampah. 

Sampah ini terlihat telah meluber hingga ke area jalan. 

Padahal kawasan ini bukanlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS). 

Sehingga tidak ada aktifitas pengangkutan oleh mobil sampah. 

Mirisnya pembatas berupa senk yang tertutup kini ambruk dan area sampah menjadi terbuka. 

Terlihat juga dilokasi hadir unsur pimpinan Negeri dari Hative Kecil dan Batu Merah.

Selain itu, pihak Pemerintah Kota Ambon dan kepolisian telah memenuhi area untuk mengamankan situasi. 

Salah seorang warga, Nur, mengatakan aksi ini dilakukan setelah sebelumnya nampak seorang pemuda yang berhenti dan meletakan sampahnya di area badan jalan. 

Kejadian itu kebetulan dilihat masyarakat, hal itu menjadi pemicu kemarahan mereka. 

"Tadi beta ada kasih bersih, tiba-tiba ada anak satu dia datang dia taruh sampah disini, katong marah," 

Dia juga menuturkan situasi ini sudah bertahun-tahun yang lalu, namun kesadaran masyarakat yang masih rendah, sehingga kembali terjadi penumpukan. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved