Kamis, 9 April 2026

Pelantikan Ketua GMKI

Kader GMKI Ambon Desak Evaluasi Kepengurusan, Soroti Pelanggaran Mekanisme Formatur

Kader mendesak evaluasi menyeluruh terhadap proses pembentukan kepengurusan baru yang dinilai tidak sesuai mekanisme organisasi.

|
TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR
POLEMIK BPC - Ketua Bidang Organisasi GMKI Komisariat ISIP UKIM, Giovani Walewawan saat diwawancarai TribunAmbon.com, Senin (16/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polemik internal Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon kian memanas.
  • Kader mendesak evaluasi menyeluruh terhadap proses pembentukan kepengurusan baru yang dinilai tidak sesuai mekanisme organisasi.
  • Ketua Bidang Organisasi GMKI Komisariat ISIP UKIM, Giovani Walewawan, menegaskan bahwa aksi penolakan yang terjadi bukan sekadar kepentingan kelompok tertentu, melainkan bentuk keresahan kolektif kader GMKI Cabang Ambon.

 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Polemik internal Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon kian memanas.

Kader mendesak evaluasi menyeluruh terhadap proses pembentukan kepengurusan baru yang dinilai tidak sesuai mekanisme organisasi.

Ketua Bidang Organisasi GMKI Komisariat ISIP UKIM, Giovani Walewawan, menegaskan bahwa aksi penolakan yang terjadi bukan sekadar kepentingan kelompok tertentu, melainkan bentuk keresahan kolektif kader GMKI Cabang Ambon.

“Ini bukan hanya keresahan komisariat tertentu, tapi seluruh kader di cabang Ambon,” tegasnya.

Diduga Langgar Hasil Konferensi Cabang

Giovani menjelaskan, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-35 GMKI Ambon telah ditetapkan sejumlah kriteria bagi bakal calon pengurus cabang. 

Salah satu poin krusial adalah kewajiban memperoleh rekomendasi dari komisariat asal.

Namun, dalam praktiknya, ia menyebut terdapat sejumlah nama yang masuk dalam struktur kepengurusan tanpa melalui mekanisme tersebut.

“Poin 10 jelas mengatur harus ada rekomendasi komisariat. Tapi di lapangan, ada yang diakomodir tanpa itu. Ini masalah serius,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam kerja tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan.

Baca juga: Jasa Pengiriman J&T Jadi Pintu Masuk 856 Gram Narkoba dari Medan ke Ambon

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Ambon - Tual: 18, 22, 30 Maret 2026, Tarif KM Labobar Rp 265.400

Desak Pengurus Pusat Turun Tangan

Atas dasar itu, kader mendesak pengurus pusat GMKI untuk turun tangan mengevaluasi proses yang terjadi di tingkat cabang.

Mereka meminta Ketua Umum GMKI, Prima Surbakti, bersama Sekretaris Umum untuk meninjau ulang serta memvalidasi hasil kerja tim formatur.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved