Maluku Terkini
1 Sachet Energen, 4 Kurma, 4 Kelengkeng, 1 Bungkus Kue Jadi Menu MBG di SMANSA Ambon: Tercukupi Gizi
Kepastian itu diungkapkan Ahli Gizi Yayasan Generasi Emas Indonesia Raya, Theresia (38) saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Jumat (13/3/2026).
Penulis: Yusdar Ohoirat | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:Ahli Gizi Yayasan Generasi Emas Indonesia Raya, Theresia pastikan komposisi makanan bergizi gratis (MBG) yang disalurkan ke SMA Negeri 1 Ambon dipastikan sesuai standar gizi.
- Energi 430,6 Kkal
- Karbohidrat 54,9 g
- Lemak 2.6 g
- Protein 16,2 g
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Yusdar Ohoirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Komposisi makanan bergizi gratis (MBG) yang disalurkan Yayasan Generasi Emas Indonesia Raya ke SMA Negeri 1 Ambon dipastikan sesuai standar gizi, meski cukup sederhana; satu sachet energen, empat biji kurma, empat buah kelengkeng dan sebungkus kue.
Kepastian itu diungkapkan Ahli Gizi Yayasan Generasi Emas Indonesia Raya, Theresia (38) saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Jumat (13/3/2026).
Dirincikan dari menu yang disediakan Senin (9/3/2026) siang di Smansa itu tercukupi gizi:
- Energi 430,6 Kkal
- Karbohidrat 54,9 g
- Lemak 2.6 g
- Protein 16,2 g
- Serat 9,5 g
Juga memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.
"Untuk tanggal sembilan kemarin memang kita sediakan menu satu sachet energen, empat biji kurma, empat buah kelengkeng dan sebungkus kue. Jadi sebelum disalurkan, menu ini sudah memenuhi standar kelayakan," kata dia.
Baca juga: Anggota Polisi Dikeroyok Warga di Ambon: Korban Tolak Damai, Minta Kasus Dilanjutkan ke Pengadilan
Baca juga: Digaji Rp250 Ribu per Bulan, PPPK Paruh Waktu di SBT Juga Tak Dapat THR
Ditambahkannya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agak kesulitan memenuhi pasokan telur dalam sebulan terakhir.
Sehingga tak selalu tersedia dalam paket makanan, sementara Energen menurutnya hanya pelengkap.
"Sudah hampir sebulan stok susu dan telur memang jadi kendala kita saat ini, untuk Energen sendiri itu bukan pengganti, melainkan hanya pelengkap susu dan telur " Tegasnya.
Sementara itu, menanggapi sederhananya komposisi MBG, Wakil Kepala Sekolah Smansa, E. Tupan mengaku telah mendapat penjelasan dari penyedia layanan akan gizi dari setiap menu.
Alhasil sekolah juga tidak khawatir, bahkan menyediakan pemanas air untuk siswa yang ingin minum sereal instan (Energen) itu.
"Menu yang disalurkan tanggal sembilan kemarin memang sudah sesusai schedulle dari Yayasan. Kalau untuk Energen, setiap kelas memang sudah disediakan dispenser jadi siswa tinggal olah buat diminum," bebernya/
Diketahui, Program yang diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional yang menjadi dasar pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN), Mulai berjalan efektif sejak januari 2025.
Satuan pelayanan pemenuhan gizi SPPG diwajibkan memenuhi sejumlah standar, termaksud memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi SLHS
Sertifikat itu diperlukan untuk memastikan keamanan pangan serta mencegah potensi keracunan makanan dalam program MBG. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/MBG-Sederhana.jpg)