Senin, 27 April 2026

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 2026 di Ambon, Ini Pesan Bodewin Wattimena

Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Maluku.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat/Novanda Halirat
HARI RAYA TAHUN BARU IMLEK- Potret Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat memberikan sambutan dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, berlangsung di Vihara Swarna Giri Tirta, Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Selasa (17/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 2026, berlangsung di Vihara Swarna Giritirta, Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (17/2/2026).
  • Dalam momentum perayaan umat Buddha ini Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah membangun kota secara adil dan inklusif untuk seluruh masyarakat. 
  • Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Maluku. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 2026, berlangsung di Vihara Swarna Giritirta, Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (17/2/2026).

Dalam momentum perayaan umat Buddha ini Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah membangun kota secara adil dan inklusif untuk seluruh masyarakat. 

Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Maluku. 

Perayaan Tahun Baru Imlek ini sekaligus pembagian paket sembako kepada anak-anak dari Panti Asuhan Maria Mediatrix dan Panti Asuhan Pelita Kasih. 

Wattimena dalam sambutannya mengatakan, kota Ambon adalah daerah yang majemuk beragam suku, agama, ras, dan golongan. 

Sehingga menurutnya kebersamaan, saling mengasihi dan menghargai menjadi landasan utama.  

Sehingga pemerintah harus menjamin keadilan bagi seluruh warga Kota Ambon. 

“Kalau pemerintah sudah memulai dengan adil, maka kehidupan masyarakat pun diharapkan hidup dalam persaudaraan, saling menjaga dan menghargai satu dengan yang lain,” ujarnya.

Baca juga: Tiga Hari Berlalu, Humas Polda Belum Berikan Keterangan Resmi Soal Penahanan GEGP

Baca juga: Bodewin Wattimena Bakal Buka Akses Air Bersih di Gunung Nona, Kota Ambon

Wattimena juga memberikan apresiasi kepada warga Tionghoa dalam momentum Imlek ini. 

Dirinya menegaskan keberadaan warga keturunan Tionghoa merupakan bagian utuh dari Kota Ambon. 

Hal ini karena kontribusi masyarakat Tionghoa, khususnya di sektor ekonomi, telah mewarnai sejarah dan perkembangan kota.

“Mereka bukan warga asing. Mereka sudah mengisi berbagai bidang kehidupan di kota ini dan turut berkontribusi dalam pembangunan,” tegasnya.

Karena itu, menurut dia, sudah sewajarnya pemerintah memberikan dukungan dan apresiasi terhadap berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang digelar komunitas Tionghoa, termasuk umat Buddha di Ambon.

Ia berharap semangat kebersamaan dalam perayaan Imlek dapat menginspirasi seluruh warga untuk terus menjaga harmoni dan mendukung pembangunan kota.

Selain Imlek, Pemkot Ambon juga memfasilitasi perayaan Natal, festival Jalan Salib, dan dalam waktu dekat Festival Ramadan. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved