Pemkot Ambon
Pemkot Ambon Pastikan Kebutuhan Bapok Jelang Idul Fitri 2026 Terkendali
Keterlibatan pihak Bulog dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, berperan penting dalam menjaga ketersediaan banpok tersebut.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Pemkot) Ambon Pastikan ketersediaan Bahan Pokok (Bapok) jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri tahun 2026 terkendali.
- Hal itu disampaikan usai Inspeksi dadakan (sidak) pada sejumlah distributor penyedia banpok akan dilaksanakan oleh Wawali, Ely Toisuta dan Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette.
- Keterlibatan pihak Bulog dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, berperan penting dalam menjaga ketersediaan banpok tersebut.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon Pastikan ketersediaan Bahan Pokok (Bapok) jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri tahun 2026 terkendali.
Hal itu disampaikan usai Inspeksi dadakan (sidak) pada sejumlah distributor penyedia banpok akan dilaksanakan oleh Wawali, Ely Toisuta dan Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengatakan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.
Keterlibatan pihak Bulog dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, berperan penting dalam menjaga ketersediaan banpok tersebut.
"Pemerintah Kota Ambon telah berkoordinasi dengan Bulog, Disperindag, untuk memastikan stok dan komoditi di Kota Ambon menjelang hari Raya idul Fitri 2026," ujarnya kepada awak media di kantor Gubernur Maluku, pada Kamis (12/2/2026).
Wattimena mengatakan, Sekretaris Kota Ambon telah turun dan melakukan pengecekan kebutuhan bapok dan komoditi lain dan mencukupi hingga enam bulan kedepan.
"Sekretaris Kota telah turun cek kebutuhan bahan pokok beras, terigu, gula, minyak kelapa, susu, telur, bawang, cabe, dan komiditi lain mencukupi hinggah enam bulan," tambahnya.
Baca juga: Soal Panggilan Kejari Maluku Tengah, Arman Mualo: Tunda Hari Selasa Depan
Baca juga: 25 Ribu Peserta BPJS PBI di Ambon Dinonaktifkan, Wali Kota: Layanan Warga Miskin Tetap Berjalan
Ia juga mengingatkan agar distribusi barang tidak dialihkan ke daerah lain hingga menyebabkan kelangkaan di Kota Ambon.
Terkait potensi kenaikan harga, Wali Kota menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam jika terjadi fluktuasi yang tidak wajar.
Pemerintah siap melakukan intervensi untuk melindungi masyarakat.
Ditegaskannya, Pemkot Ambon menaruh perhatian serius terhadap pengendalian inflasi dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. (*)
| Maraknya Tawuran Pelajar, Wali Kota Ambon Bakal Panggil Kepala Sekolah yang Siswanya Terlibat |
|
|---|
| Kolaborasi Pemerintah dan Akademik, Wali Kota: Perkuat Sistem Hukum Dengan Nilai Keadilan |
|
|---|
| Seleksi Sekretaris Kota Ambon Berlanjut, 4 Kandidat Paparkan Makalah Inovasi |
|
|---|
| Perebutan Jabatan Sekkot Ambon, Wali Kota: Ini Jabatan Karir ASN Bukan Kontestasi Politik |
|
|---|
| Digitalisasi Keuangan Kota Ambon Capai 60 Persen, Tertinggi dari Semua Daerah di Maluku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Bpjs-Ambon-1.jpg)