Ambon Hari Ini
Disdukcapil Ambon Buka Suara Soal Fasilitas Rusak, Ini Penjelasan Kadis
Kadis Disdukcapil Ambon Hanny M.S. Tamtelahitu menjelaskan kerusakan kursi antrean akibat pemotongan anggaran dari pusat.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Kadis Disdukcapil Ambon Hanny M.S. Tamtelahitu menjelaskan kerusakan kursi antrean akibat pemotongan anggaran dari pusat.
- Pelayanan saat ini dilakukan di bangunan sementara karena kantor Disdukcapil masih dalam proses pembangunan.
- Meski fasilitas terbatas, Disdukcapil memastikan pelayanan tetap berjalan dan masyarakat tetap menerima dokumen.
Laporan Jurnalis TribunAmbob.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon, Hanny M.S. Tamtelahitu, akhirnya buka suara terkait kondisi fasilitas layanan publik yang rusak di kantor Disdukcapil.
Ia menanggapi kerusakan kursi berwarna cokelat di area antrean pengurusan dokumen.
Baca juga: Meski 8 Bulan Tak Digaji, Pekerja PT Karlez Tetap Tangani Semburan Gas di Bula
Baca juga: Taman Rawa Kodok dan Dulang Patita di Masohi Bakal Direvitalisasi Tahun ini
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi akibat pemotongan anggaran dari pemerintah pusat sehingga pihaknya harus menyesuaikan dan memprioritaskan kebutuhan yang dianggap lebih mendesak.
“Katong kondisi keuangan yang berimbas pada pemotongan dari pusat, jadi katong menyesuaikan,” ujar Hanny kepada awak media di ruang kerjanya, Jumat (23/1/2026).
Karena keterbatasan anggaran tersebut, ia meminta masyarakat untuk menyesuaikan dengan kondisi yang ada saat ini.
Apalagi, pelayanan Disdukcapil kini dilakukan di bangunan sementara lantaran kantor utama masih dalam proses pembangunan.
Meski beroperasi di gedung sementara, Hanny memastikan proses pelayanan tetap berjalan dengan baik dan maksimal.
“Masyarakat hari ini datang dan membawa dokumen, walaupun harus menunggu dari pagi sampai sore, tetapi tetap membawa pulang dokumen,” tambahnya.
Ia menegaskan, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah berbagai keterbatasan yang ada.
Diberitakan sebelumnya, kondisi kursi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon, sangat memprihatikan.
Pasalnya tempat duduk yang menjadi sandaran masyarakat ini tampak tak layak untuk dipakai.
Hal ini menimbulkan kekecewaan publik bagi masyarakat yang hendak pengurusan administrasi Kependudukan tersebut.
Pantauan TribunAmbon.com, Kamis (22/1/2026) siang, terhitung sebanyak 19 kursi alami rusak pada bagian sandaran belakang.
Terlihat area tempat duduk Disdukcapil tersedia dua lokasi tempat duduk dengan dua jenis kursi berbeda.
Ada tersedia kursi kayu sebanyak 7 unit dengan panjang sekitar 1,5 meter. Dan kursi berwarna biru sekitar 20 unit.
Selain itu tersedia kursi berwarna coklat yang sudah tidak layak pakai sebanyak 19 unit. (*)
| 30 Calon Taruna-taruni Akpol Masuk Seleksi CAT dan PMK, Libatkan Pengawas Internal dan Eksternal |
|
|---|
| Tinjau Lokasi Longsor di BTN Gadihu, Wali Kota Sebut Pembangunan Tidak Penuhi Aspek Teknis |
|
|---|
| Longsor di BTN Gadihu, Kota Ambon, 1 Rumah Ambruk dan 9 Rusak, BPBD Bangun Tenda Darurat |
|
|---|
| PDI Perjuangan Bakal Gelar Turnamen Antar Kampung Soekarno Cup Maluku |
|
|---|
| 192 Aparat Gabungan Kawal Proses Penertiban 15 Lapak di Kawasan Tihu Ambon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pelayanan-efektif.jpg)