Senin, 20 April 2026

Ambon Hari Ini

Jawab Komentar 'Damkar Terlambat', Kadis: Respon Time Dibawah 15 Menit

Dirinya juga mencontohkan kebakaran yang terjadi di kawasan Leahari pada Minggu (11/1/2026) lalu, pihaknya menerima respon time 5 menit.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Novanda Halirat
DAMKAR AMBON- Potret Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, saat diwawancarai terkait jumlah kasus kebakaran sepanjang tahun 2025, berlangsung di ruang kerjanya, Selasa (13/1/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Damkar Kota Ambon pastikan respontime di bawah 15 menit setelah terima laporan.
  • Penegasan itu disampaikan menyikapi komentar warga: Damkar kerap terlambat.

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon, Alfredo Hehamahua menipis komentar masyarakat yang mengatakan keterlambatan evakuasi lapangan. 

Dikatakannya Damkar selalu mengutamakan respons time di bawah 15 menit setelah terima laporan. 

"Kalau informasi sampai di katong lebih awal, katong paling lambat 5 menit sudah keluar menuju lokasi jadi respon time masih di bawah 15 menit," ujarnya kepada TribunAmbon.com, Selasa (13/1/2026). 

Dirinya juga mencontohkan kebakaran yang terjadi di kawasan Leahari pada Minggu (11/1/2026) lalu, pihaknya menerima respon time 5 menit. 

Padahal kebakaran telah terjadi pada pagi hari, namun baru dilaporkan saat siang hari sekira pukul 13:55, respon time damkar pukul 14:00. 

Usai menerima laporan, dua unit mobil damkar langsung menuju lokasi, namun dengan jarak tempuh yang jauh sehingga memerlukan waktu. 

"Sudah di tangani masyarakat dari pagi, tapi karena angin kuat dan lahan terbuka sehingga mereka menghubungi damkar sekira pukul 13:55, dan kami bergerak dari sini 14:00, respon time 5 menit," tungkasnya. 

Baca juga: Hilirisasi Sagu di SBT Dinilai Layak, Tim Peneliti Ungkap Tantangan SDM hingga Tata Kelola

Baca juga: Ini Tantangan Lapangan Damkar Ambon: Bangunan Berhimpitan Hingga Warga Nonton

Ditegaskan, Damkar selalu mengutamakan respon time setelah menerima laporan. 

Lama dan tidaknya keberadaan unit mobil damkar tergantung jarak tempuh ke tempat kejadian.

Dituturkannya, situasi dipersulit saat mobil pemadam dalam perjalanan dan dihalangi beberapa kendaraan di jalan, walaupun sudah dibunyikan sirine. 

"Saat kebakaran itu harus diutamakan untuk mobil berjalan cepat, kita kan diutamakan dalam Undang-undang tetapi sebagian masyarakat yang belum memiliki kesadaran jadi kalau kami lewat dibiarkan menghalangi begitu saja," pungkasnya. 

Untuk meminimalisir kasus kejadian kebakaran, dirinya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan alat-alat pemicu api. 

Sedangkan terkait komentar keterlambatan petugas, dirinya berharap respon baik dari masyarakat untuk memberikan ruang saat proses evakuasi. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved