Ambon Hari Ini

Usai Nataru 2026, Harga Ayam Potong dan Daging Sapi Kembali Normal

Harga ayam potong kini per ekor dijual Rp. 65 ribu, dengan berat hampir 2 kilogram.

Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/ Maula/Maula Pelu
PASAR MARDIKA - Jai (58) di lapaknya pada kawasan gedung pasar Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Minggu (4/1/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Sepekan usai perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, harga ayam potong lokal di Gedung Pasar Mardika Ambon kembali stabil.
  • Aktivitas jual beli berlangsung normal meski tidak seramai jelang malam Natal dan Tahun Baru, setelah sebelumnya harga ayam sempat naik hingga Rp70–80 ribu per ekor
  • Harga daging sapi tetap stabil di Rp. 130 ribu per kilogram, dengan pasokan daging ayam dan sapi mayoritas berasal dari daerah lokal Maluku.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Satu pekan usai perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, harga ayam potong lokal kembali stabil, Minggu (4/1/2026). 

Pantauan TribunAmbon.com di Gedung pasar Mardika, Kota Ambon, sekitar pukul 14.00 WIT, aktivitas jual beli terpantau normal. 

Baca juga: Harga Bumbu Dapur di Pasar Rakyat Kota Bula Stabil di Awal Tahun 2026

Baca juga: Lapak Liar Marak, Penjualan Ayam Potong di Gedung Pasar Mardika Merosot

Walaupun tidak ramai seperti H-1 jelang malam Natal ataupun momen tahun baru kemarin. 

Harga ayam potong kini per ekor dijual Rp. 65 ribu, dengan berat hampir 2 kilogram. 

“Harganya per ekor Rp. 65 ribu. Beratnya kurang lebih 1,8 kilogram,” ungkap seorang pedagang daging ayam, Jai (58). 

Sebelumnya, satu pekan jelang perayaan Natal 2025 hingga malam tahun baru 2026, harga Ayam potong rata-rata per ekor Rp. 70 hingga Rp. 80 ribu. 

Hal ini akibat terbatasnya pasokan dan permintaan yang tinggi jelang Nataru 2025/2026.

Sementara untuk daging sapi, masih stabil dari sebelum Nataru. 

Fai (37), salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Mardika, menyebut harga sapi masih berada diangka Rp. 130 ribu per kilogram. 

“Harga masih seperti biasa,” tuturnya. 

Mayoritas daging sapi dan ayam yang diperdagangkan masih berasal dari daerah lokal Maluku, seperti Kota Ambon, Pulau Seram, hingga pulau Buru. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved