Ambon Hari Ini
Cuaca Bersahabat, Harga Sayur di Ambon Jelang Nataru 2025 Stabil Rp. 5 Ribu per Ikat
Terjangkaunya harga sayur mayur didukung karena intensitas curah hujan yang rendah di Kota Ambon.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - “Mari Kaka, Kangkung, Bayam, dan Sawi, Rp. 5 ribu,” teriak ibu pedagang sayur bernama Fatima, tuk calon pembeli di kawasan Pasar Mardika Kota Ambon pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIT.
Ini menandakan harga sayur lokal di Kota Ambon terpantau stabil.
Di lokasi, harga berbagai jenis sayur masih dijual per ikat Rp. 5 ribu. Mulai dari kangkung, bayam, dan sawi.
Stok ini dipasok dari daerah di Waiheru, Nania, hingga Laha, semuanya masih masuk dalam wilayah Kota Ambon.
Baca juga: 98 Resolution Network Salurkan 3.000 Paket Natal Dari Presiden Prabowo di Ambon
Baca juga: Minggu Adventus 2025, Harga Ayam di Pasar Mardika Ambon Melonjak, Daging Sapi Stabil
Terjangkaunya harga didukung karena intensitas curah hujan yang rendah di Kota Ambon.
Terpantau sejak 1 Desember 2025 hingga 20 Desember, cuaca cenderung bervariasi.
Meski ada beberapa hari dengan hujan lebat, namun didominasi oleh hujan ringan dan berawan.
Kondisi ini artinya meringankan biaya bertani.
Sebab cuaca buruk, biaya produksi juga meningkat untuk kebutuhan pembuatan tenda bedeng.
Tenda tersebut untuk melindungi tanaman dari hujan.
Harga pembuatan tenda sendiri berkisar mencapai Rp 1.5 juta.
Fatima mengaku sayur yang didagangkan dikawasan pasar Mardika diambil per ikat besar dari Petani Rp. 5 ribu.
Jika cuaca sedikit buruk harganya biasanya Rp. 8 ribu, atau melonjak hingga Rp. 13 ribu per ikat dari petani.
Untuk mendapatkan sedikit keuntungan, ikat itu dibagi dua.
Mengingat biaya pengantaran dari lokasi petani hingga ke lapaknya di Mardika Rp. 15 ribu per karung besar.
“Dari petani kami ambil Rp. 5 ribu, dibagi dua. Untung sedikit. Kalau ambil dari petani satu karung besar, nanti muat dengan mobil harganya Rp. 15 ribu,” jelasnya.
Kestabilan harga sayur, berdampak pada pembeli yang melonjak.
“Alhamdulillah, sebelumnya memang banyak yang mengeluh. Tapi harga mulai turun begini daya beli sudah cukup mendingan,” tutupnya. (*)
| Pos Polisi Taman Makmur Dibersihkan, Bakal Dialihfungsikan Jadi Balai Emarina untuk Mediasi Warga |
|
|---|
| Disdukcapil Ambon Genjot IKD, Penerima Bansos Wajib Beralih ke Layanan Digital |
|
|---|
| Kapolsek Nusaniwe Ungkap Alasan Pos Polisi di Taman Makmur Terbengkalai |
|
|---|
| Lengkapi Berkas Korupsi KUR BRI Unit Batu Merah-Ambon, 2 Calo, 1 Mantri, dan Nasabah Diperiksa |
|
|---|
| Pemkot Ambon Gandeng Pelindo, Lahan Eks Pasar Inpres Disulap Jadi Area Kontainer |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/sayur-mayus-jelang.jpg)