Kamis, 28 Mei 2026

Maluku Legend

Dancer Legend Asal Ambon Jadi Juri Red Carpet Dance Competition 2025, Ini Segudang Pengalamannya

Selain menghadirkan dua figur besar street dance Indonesia, Semmy Blank dan Whyll Try, kompetisi ini juga menunjuk legenda dance lokal

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa/Peter Spykhner Timisela
LOMBA DANCE - Peter Spykhner Timisela jadi juri lokal Red Carpet Dance Competition 2025 yang digagas oleh FullFill Entertainment dan didukung Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Selasa (2/12/2025) Malam. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Ajang akbar Red Carpet Dance Competition 2025 yang digagas oleh FullFill Entertainment dan didukung Dinas Pariwisata Provinsi Maluku untuk menghidupkan destinasi wisata, telah mengumumkan dewan jurinya. 

Selain menghadirkan dua figur besar street dance Indonesia, Semmy Blank dan Whyll Try, kompetisi ini juga menunjuk legenda dance lokal Ambon, Peter Spykhner Timisela.

Pria yang dikenal dengan nama panggung Maharani Pelor ini ditunjuk sebagai juri lokal. 

Pengalaman Peter dalam dunia tari jalanan di Kota Ambon tidak perlu diragukan lagi. 

Pria kelahiran Ambon, 7 Februari 1982, ini telah berkecimpung sejak tahun 1993, saat ia masih duduk di bangku SMP.

Saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (2/12/2025), Peter menceritakan awal mula kecintaannya pada dance yang berawal dari hobi. 

Awalnya ia fokus pada solo dance sebelum bergabung dengan grup legendaris Pemders (Pemuda Depan Rumah Sakit—RSUD Haulusy Kudamati).

Kiprahnya sebagai dancer telah melahirkan segudang prestasi.

Bahkan, di tahun 1995 saat masih solo, ia pernah meraih Juara Harapan 2 di Kota Ambon.

"Juara 1, 2, 3 sampai favorit, semua juara sudah saya raih. Juara mixing terbaik Kota Ambon juga sudah pernah saya dapat," ujar Peter, mengenang manis pahit perjalanan kariernya di Kota berjuluk Manise tersebut.

Setelah Pemders, Peter membentuk grupnya sendiri, PCPD (Penuh Cinta Penuh Damai), pada tahun 1997. 

Bersama PCPD, ia juga telah merasakan berbagai gelar juara.

Peter sempat vakum dari dunia dance, namun semangatnya kembali membara pada tahun 2015 ketika bergabung dengan grup Jong Sinar (Kudamati). 

Di masa ini, ia fokus pada lomba baris berkreasi empang dan sukses menyabet gelar bergengsi:

  •  2015: Juara Favorit
  • 2016: Juara 3 Umum
  • 2017: Juara 2 Umum
  • 2018: Juara 1 Kategori Umum

Baca juga: Tolak Eksekusi Lahan di Kebun Cengkeh - Negeri Amahusu, Garda NKRI Geruduk Pengadilan Negeri Ambon

Baca juga: Red Carpet Competition 2025 Memasuki Babak Final, Dua Juri Nasional Dihadirkan

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved