Ambon Hari Ini
Tak Pernah ada Perbaikan, Jalan Menuju 3 Sekolah Negeri di Waiheru Dalam Rusak Parah
Tak hanya itu, mirisnya lagi ada tiga sekolah negeri, jenjang SD, SMP dan SMA yang siswanya harus melalui jalan ini.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON- TRIBUNAMBON.COM- Kondisi jalan Napu, kawasan Waiheru Dalam, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, sangat memprihatikan.
Jalan yang rusak, dengan bebatuan lepas dan berlubang ini menjadi ancaman nyata bagi masyarakat sekitar.
Tak hanya itu, mirisnya lagi ada tiga sekolah negeri, jenjang SD, SMP dan SMA yang siswanya harus melalui jalan ini.
Tiga sekolah yaitu, MIN 2 Muhamadiyah Ambon, SMP Negeri 24 Ambon, dan SMA Negeri 9 Ambon.
Baca juga: Kajati, Wakajati, dan Adpidsus Diganti, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi Jumbo?
Baca juga: Densus 88 Gandeng Tokoh Agama dan Eks JI, Buat Program Edukatif yang Sehat di Masyarakat
Pantuan TribunAmbon.com, Rabu (15/10/2025), di lokasi, struktur jalan yang berlubang, rusak ini berada pada tanjakan jalan.
Selain itu, mirisnya lagi jalan menuju MIN 2 Muhamadiyah Ambon dan SMP Negeri 24 Ambon dan TPU Waiheru harus melewati jalan kecil dengan kondisi jalan rusak.
Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Ambon, Hasni menyebutkan kerusakan jalan ini juga disebabkan karena alat-alat berat yang keluar masuk saat proses pemabngunan rumah disini.
Alat berat seperti eksavator dan truk-truk besar melewati jalan ini, situasi ini disebut terjadi pada 2023 lalu.
Perbaikan jalan ini disebut pernah dilakukan menggunakan cor semen dengan hasil swadaya pihak sekolah.
"Jalan-jalan ini dulunya rusak tetapi tidak terlalu begini, karena kami sempat memperbaikinya, tetapi karena alat-alat berat dan truk mengambil tanah di atas, mereka bolak balik jadinya jalan ini makin rusak," ujar Hasni, saat diwawancarai TribunAmbon.com.
"Jalan ke atas ini menuju MIN 2 Muhamadiyah dan SMP Negeri 24 Ambon dan TPU lebih parah lagi," pungkasnya.
Selain itu, kondisi jalan tanjakan membuat masyarakat, siswa dan guru kesulitan melaluinya saat kondisi hujan.
Selanjutnya, ia juga mengaku kondisi jalan ini sudah pernah dilakukan pengukuran pada Oktober 2024 lalu, namun hingga saat ini belum ada perbaikan.
"Dari Dinas pernah datang ukur bulan oktober tahun lalu tapi sampai sekarang belum ada perbaikan menggunakan aspal," bebernya.
Hasni berharap segera dilakukannya perbaikan jalan aspal, mengingat di kawasan ini terdapat tiga sekolah negeri dengan ratusan siswa, puluhan guru dan masyarakat.
"Semoga secepatnya dilakukan pengaspalan, karena ini ada tiga sekolah ditambah lagi ada TPU di atas," harapnya.(*)
| Harga Sayur Hijau di Pasar Mardika Kota Ambon Stabil, Rp. 5 ribu per Ikat |
|
|---|
| Update Harga Sayur di Pasar Mardika Ambon: Kentang dan Buncis Alami Penurunan Harga |
|
|---|
| Daftar Harga Dapur di Pasar Mardika, Cabai Rawit dan Bawang Merah Masih Mahal |
|
|---|
| Dinkes Maluku Evaluasi 30 Rumah Sakit, Soroti Krisis Obat dan Pelayanan |
|
|---|
| Minim Penerangan, Evakuasi Korban Lompat dari JMP Berlangsung Dramatis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/jalan-rusak-SMA-9.jpg)