Ambon Hari Ini
Soal Kasus Keracunan MBG di SDN 35 Ambon, SPPG Nania Sebut Masih Menunggu Hasil Lab
Fat mengatakan bahwa pihak SPPG dan BPOM telah melakukan pemeriksaan di pabrik mie saat itu
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nania masih menunggu hasil pemeriksaan makanan yang menjadi pemicu keracunan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 35 Ambon.
"Pihak BPOM Ambon langsung ambil sampelnya dari pihak sekolah dan SPPG, jadi sekarang kami masih menunggu hasilnya," Ucap mitra di SPPG Nania, Fat kepada TribunAmbon.com, Senin (22/09/2025).
Fat mengatakan bahwa pihak SPPG dan BPOM telah melakukan pemeriksaan di pabrik mie saat itu dan menyarankan untuk tidak ada penggunaan menu mie lagi.
"Dari BPOM Ambon menyarankan untuk tidak ada mie-mie lagi," tuturnya.
Baca juga: Meski Ambruk, Jembatan Wai Besi VI di Jalur Trans Seram Hanya Bisa Dilalui Kendaraan Ringan
Baca juga: Warga Dikeroyok Belasan Oknum Brimob di Seram Bagian Timur, Ini Kronologinya
Lanjut dikatakan, bahwa setiap dilakukan penyaluran MBG, bagian ahli gizi sudah menyimpan sampel makan.
Hal itu dilakukan guna terjadi masalah dikemudian hari, bisa langsung diambil sampelnya.
"Setiap akan penyaluran kita ambil sampel dan simpan di lemari pendingin, apabila terjadi masalah kita sudah ada sampelnya dan untuk disekolah yang keracunan kita ambil lagi sampelnya," ujarnya.
Selain itu juga, sebelum dilakukan penyaluran makanan, pihak dari ahli gizi dan Babinsa sudah melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
"Saat ini Sebelum disalurkan MBG, dari ahli gizi dan Babinsa yang duluan mencoba terlebih dahulu," pungkasnya.
Untuk itu, dirinya juga berharap kepada pihak sekolah yang sudah dibagikan MBG, agar segera membagikan makanan kepada siswa dan jangan dilakukan penundaan pada waktu yang ditentukan.
"Kita harus sampaikan ke penerima manfaat untuk tidak boleh menunda makanan saat diberikan, jangan di tahan-tahan, ini yang ingin kita sampaikan ke pihak sekolah" harapnya.
Diberitakan sebelumnya, belasan siswa SD Inpres 35 Passo, Ambon, dilarikan ke rumah sakit diduga mengalami keracunan makanan, Jumat (19/9/2025).
Insiden ini terjadi usai mereka mengonsumsi makanan yang disalurkan melalui program makanan bergizi gratis (MBG).
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setya, membenarkan kejadian tersebut.
"Sekitar pukul 14.30 WIT, terjadi keracunan yang diduga berasal dari makanan bergizi gratis," jelasnya.
Total ada 16 siswa yang menunjukkan gejala keracunan, seperti mual dan pusing.
Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) di Desa Negeri Lama untuk mendapatkan penanganan medis darurat. (*)
| Polisi Ringkus 2 Terduga Pengedar Sabu di Ambon, Barang Bukti 16 Paket Siap Edar |
|
|---|
| Terbukti Manipulasi Informasi Elektronik, Mey Pesiwarissa Divonis 1 Bulan 15 Hari Penjara |
|
|---|
| Rotasi Besar di Polresta Ambon, Sejumlah Kapolsek Berganti, Kapolresta Tekankan Integritas |
|
|---|
| Aksi Gemilang Marciano, Pembalap Maluku Rebut Podium di Indonesia Junior Talent Cup Mandalika 2026 |
|
|---|
| Pangdam XV Pattimura Pimpin Sertijab Sejumlah Perwira, Dorong Profesionalisme Prajurit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/sppg-hasil-lab.jpg)