Kekerasan UKIM
Korban Kekerasan Seksual Desak Rektorat UKIM Ambon Bertindak Tegas
Edward mendesak pimpinan universitas untuk menjadikan UKIM sebagai "Rumah Aman" bagi seluruh civitas akademika.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ia berharap para calon pimpinan dapat menjadikan penanganan kekerasan di lingkungan kampus sebagai prioritas.
Edward menegaskan, kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan tanpa sanksi yang tegas.
Ia menolak adanya pertimbangan lain yang bisa meringankan sanksi, seperti alasan dosen yang bersangkutan pintar atau kasusnya tidak viral.
"Jika tidak diatasi secara tepat maka saya takut kasus serupa akan terus terjadi dengan berbagai motif," tegasnya.
Edward juga menyoroti pentingnya integritas moral seorang dosen.
Ia berharap nilai diri dosen lebih tinggi dari mahasiswa, karena perilaku juga menjadi pembelajaran hidup.
"Jika Dosen terus melakukan kekerasan seksual dan pencemaran nama baik, maka apa pembelajaran hidup yang didapat?" tanyanya.
Sebagai alumnus, Edward berharap UKIM dapat menjadi institusi yang berani menyuarakan kebenaran dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Ia meyakini, sudah saatnya UKIM menjadi kampus yang aman, sehat, dan nyaman untuk semua orang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ilustrasi-pemaksaan-b.jpg)