Ambon Hari Ini
Padi Tumbuh di Kota Ambon, Petani: Kami Butuh Alat Giling
Kelompok Tani Rajawali telah memasuki musim panen ke dua, sejak mulai menanam pada September 2024.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Di tengah dominasi kebun pala, cengkeh, dan sayur mayur di Pulau Ambon, sekelompok petani di Kelurahan Tihu, Kota Ambon, menunjukkan bahwa menanam padi sawah bukanlah sebatas mimpi.
Kelompok Tani Rajawali telah memasuki musim panen ke dua, sejak mulai menanam pada September 2024.
Kini, hamparan padi dengan luasan 10x30 meter di lahan milik Daeng Basir, tampak menguning dan siap dipanen.
Keberhasilan ini membawa angin segar bagi petani di Pulau Ambon, yang sebelumnya nyaris tidak mengenal produksi beras lokal.
“Ini padi varietas Mekongga, dari bantuan bibit Balai Proteksi Tanaman. Awalnya kami hanya coba-coba, tapi hasilnya cukup bagus,” ujar La Adom, Ketua Kelompok Tani Rajawali, saat ditemui TribunAmbon.com, Kamis (4/9/2025).
Namun panen yang menggembirakan itu, para petani menghadapi tantang keterbatasan alat penggiling padi.
“Kita panen, tetapi saat proses penggilingan banyak beras yang rusak, karena alat yang kita pakai belum mendukung,” ungkapnya.
Kondisi ini membuat hasil panen tidak maksimal.
Baca juga: Gubernur Instruksi Tutup Gunung Botak, Kapolres Buru: Makan Minum Anggota Pakai Uang Pribadi Saya
Baca juga: Petani di Pulau Ambon Sukses Tanam Padi Sawah, Siap Panen Untuk Kedua Kalinya
Gabah yang seharusnya menjadi beras berkualitas, justru rusak dalam proses pengolahan.
Keterbatasan inilah yang menjadi alasan lahan sawah tidak mereka perluaskan.
Padahal menurutnya, potensi pertanian padi di Ambon sangat menjanjikan.
Tanahnya subur dan cocok untuk padi sawah.
Terbukti dengan lahan yang terbatas itu, mereka telah mampu menghasilkan dua karung gabah di panen pertama.
“Kami bisa saja perluas area tanam padi, cuman keterbatasan lagi-lagi dengan alat penggiling,” sambung La Adom.
Ia berharap ada dorongan bantuan dari pihak-pihak terkait, agar dapat mendorong petani padi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Tani-Rajawali.jpg)